STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Manajemen PT First Media Tbk (KBLV) menegaskan, pihaknya tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang belum diungkapkan kepada publik terkait pergerakan saham perseroan yang menjadi perhatian Bursa Efek Indonesia (BEI).
Penegasan tersebut disampaikan perseroan dalam surat tanggapan kepada BEI tertanggal 21 Juli 2026. Surat itu merupakan respons atas permintaan penjelasan BEI melalui surat Nomor S-08649/BEI.PP2/07-2026 tanggal 17 Juli 2026 mengenai volatilitas transaksi efek saham KBLV.
Sekretaris Perusahaan KBLV, Harianda Noerlan, dalam keterbukaan informasi, Seasa 21 Juli 2026 mengatakan, hingga saat ini perseroan tidak menemukan adanya informasi material yang dapat mempengaruhi nilai efek maupun keputusan investasi para pemodal.
“Sepanjang pengetahuan kami, sampai dengan tanggal surat ini, Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik yang belum disampaikan ke publik,” tulis Harianda dalam surat tersebut.
Perseroan memastikan tidak terdapat informasi material lain yang wajib disampaikan kepada publik sesuai ketentuan Peraturan Bursa Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi.
Selain itu, manajemen mengaku tidak mengetahui adanya aktivitas tertentu dari pemegang saham yang berkaitan dengan pelaporan kepemilikan saham maupun aktivitas penjaminan saham sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 4 Tahun 2024.
Menjawab pertanyaan BEI mengenai rencana aksi korporasi, First Media menyatakan tidak memiliki agenda tindakan korporasi yang berpotensi mempengaruhi pencatatan saham perseroan dalam waktu dekat.
“Sampai dengan tanggal surat ini, tidak terdapat rencana untuk melakukan tindakan korporasi yang akan berakibat terhadap pencatatan saham Perseroan di Bursa (paling tidak dalam 3 bulan mendatang),” tulis manajemen.
Perseroan juga memastikan tidak terdapat informasi atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga saham maupun kelangsungan usaha perusahaan yang belum diumumkan kepada publik.
Terkait rencana pemegang saham utama atas kepemilikannya di First Media, manajemen menyebut hingga saat ini belum menerima informasi mengenai adanya transaksi tertentu yang akan dilakukan oleh pemegang saham pengendali.

