spot_img

Sinar Mas Multiartha (SMMA) Suntik Modal Rp39,36 Miliar ke Simas Bank Timor Leste, Kuasai 60% Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) melakukan penyertaan modal atau investasi di Simas Bank S.A. yang berkedudukan di Dili, Timor Leste. Nilai investasi mencapai USD2,4 juta atau sekitar Rp39,36 miliar (asumsi kurs Rp16.400 per USD), sehingga SMMA menguasai 60% saham bank tersebut.

Burhanuddin Abdullah, Direktur Utama SMMA, dalam keterbukaan informasi ke BEI, Jumat (24/7/2026), mengemukakan, penyertaan modal tersebut dilakukan pada hari ini, Jumat (24/7/2026). “Transaksi ini dilaksanakan pada hari yang sama,” katanya.

Dalam keterbukaan informasi tersebut, Burhanuddin menjelaskan penyertaan modal dilakukan melalui pembelian 2,4 juta saham dengan nilai nominal USD2,4 juta. Porsi kepemilikan itu setara dengan 60% dari total modal Simas Bank S.A.

“Nilai transaksi tidak melebihi 20% dari ekuitas perusahaan. Karena itu, transaksi tersebut tidak dikategorikan sebagai transaksi material,” katanya.

Selain itu, Burhanuddin memastikan aksi korporasi tersebut tidak menimbulkan dampak terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, proyeksi keuangan, aspek hukum, maupun kelangsungan usaha Perseroan.

Struktur kepemilikan Simas Bank S.A. setelah transaksi terdiri atas PT Sinar Mas Multiartha Tbk sebesar 60%, Sinar Mas Insurance S.A. 25%, Sinar Mas Life Insurance S.A. 10%, dan SMG Management Limited 5%. Dengan komposisi tersebut, pengendali Simas Bank S.A. menjadi PT Sinar Mas Multiartha Tbk.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Top Losers Sepekan 20-24 Juli 2026: PRDL Ambles 30,73%, JELI dan FILM Ikut Tertekan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Lima saham mencatatkan pelemahan paling dalam...

Samuel Sekuritas Jual 93,96 Juta Saham NSSS, Kepemilikan Turun Jadi 32,52%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Samuel Sekuritas Indonesia mengurangi kepemilikan...

AKKU Keluar dari Kriteria 6, Status Pemantauan Khusus BEI Berkurang

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru