spot_img

Indo Oil Perkasa Bentuk Anak Usaha PHE, Siap Garap Peluang Pasar Baru

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) mendirikan anak perusahaan baru bernama PT Perkasa Hijau Energi (PHE) sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha dan perluasan pasar.

Manajemen OILS dalam laporan keterbukaan informasi, Jumat 24 Juli 2026 menyampaikan, pendirian PHE dilakukan pada 20 Juli 2026 dan dituangkan dalam Akta Pendirian Nomor 09 tanggal 20 Juli 2026 yang dibuat di hadapan Melyana Trisnawati, S.H., M.Kn., Notaris di Jember.

Entitas anak PHE kemudian memperoleh pengesahan sebagai badan hukum dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Nomor AHU-0058128.AH.01.01.Tahun 2026 tertanggal 22 Juli 2026.

Manajemen Perseroan menjelaskan, pembentukan anak usaha tersebut dilakukan untuk memperkuat pengembangan bisnis di masa mendatang.

“PHE didirikan untuk mengembangkan potensi pasar dan meningkatkan performa bisnis dari PT Indo Oil Perkasa Tbk,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi ke BEI.

Berdasarkan struktur permodalan yang disampaikan perseroan, PT Indo Oil Perkasa Tbk menguasai sebanyak Rp249.999 atau setara 99,9996% saham PHE.

Sementara itu, Albert Widakdo Sutanto yang menjabat sebagai Direktur Perseroan memiliki penyertaan modal sebesar Rp1.000 atau setara 0,0004% saham.

Direktur Utama OILS, Johan Widakdo Liem, mengatakan pendirian anak usaha tersebut merupakan bagian dari langkah lanjutan perseroan dalam memperluas pasar dan meningkatkan kinerja usaha.

“Pendirian anak perusahaan antara Perseroan dengan Albert Widakdo Sutanto merupakan kelanjutan dari langkah Perseroan untuk mengembangkan potensi pasar dan meningkatkan pendapatan Perseroan,” tulis Johan Widakdo Liem.

OILS saat ini bergerak di bidang pengolahan dan produksi kopra serta penjualan minyak kelapa. Perseroan berharap kehadiran PHE dapat mendukung pertumbuhan bisnis sekaligus membuka peluang pasar baru yang dapat meningkatkan pendapatan perusahaan ke depan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Top Losers Sepekan 20-24 Juli 2026: PRDL Ambles 30,73%, JELI dan FILM Ikut Tertekan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Lima saham mencatatkan pelemahan paling dalam...

Samuel Sekuritas Jual 93,96 Juta Saham NSSS, Kepemilikan Turun Jadi 32,52%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Samuel Sekuritas Indonesia mengurangi kepemilikan...

AKKU Keluar dari Kriteria 6, Status Pemantauan Khusus BEI Berkurang

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru