STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (24/7/2026), di zona merah. Berdasarkan data RTI Business, IHSG ditutup turun 118,880 poin atau 1,88% ke level 6.196,430.
Sejak awal perdagangan, indeks bergerak di bawah tekanan. IHSG dibuka di level 6.266,975, sempat menyentuh level tertinggi 6.268,534, sebelum akhirnya melemah hingga menyentuh level terendah 6.159,145.
Aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai. Total volume transaksi mencapai 37,918 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp17,726 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 2.256.727 kali.
Mayoritas saham berakhir di zona merah. Sebanyak 587 saham ditutup melemah, 104 saham menguat, dan 105 saham tidak mengalami perubahan harga. Sementara itu, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia pada penutupan perdagangan hari ini tercatat sebesar Rp10.894,118 triliun.
Saham-saham yang ditutup melemah hari ini, Jumat (24/7/26), di antaranya ASII turun 0,40% jadi Rp4.980 per unit. TLKM turun 0,75% jadi Rp2.360, DSSA turun 0,57% jadi Rp870, CUAN turun 7,28% jadi Rp700, BUMI turun 6,56% jadi Rp171, DEWA turun 6,36% jadi Rp442, dan BBRI turun 1% jadi Rp2.960 per unit.
Selain itu, saham BREN turun 2,47% jadi Rp3.550 per unit. BRPT turun 2,51% jadi Rp1.745, BNBR turun 2,78% jadi Rp105, ANTM turun 2,92% jadi Rp2.990, TPIA turun 3,23% jadi Rp2.100, BRMS turun 4,10% jadi Rp585, AMMN turun 4,27% jadi Rp4.040, dan BMRI turun 5,71% ke harga Rp4.130 per saham. Sedangkan harga saham BULL naik 12,31% jadi Rp438 per unit. UNVR naik 0,30% jadi Rp1.685 per saham.
Pelemahan IHSG yang mencapai hampir 2% menunjukkan tekanan jual masih mendominasi perdagangan hingga akhir sesi. Kondisi tersebut tercermin dari jumlah saham yang turun jauh lebih banyak dibandingkan saham yang menguat.

