STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Samuel Sekuritas Indonesia mengurangi kepemilikan saham di PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) sebanyak 93,96 juta lembar saham pada 24 Juli 2026.
Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jumat 24 Juli 2026, Samuel Sekuritas Indonesia yang bertindak sebagai pihak direksi tercatat menjual dan melakukan transaksi repo atas saham NSSS dalam beberapa transaksi pada tanggal yang sama.
Sebelum transaksi, Samuel Sekuritas Indonesia memiliki 7,83 miliar saham NSSS atau setara 32,92% hak suara. Setelah transaksi, kepemilikan Samuel Sekuritas berkurang menjadi 7,74 miliar saham atau 32,52% hak suara.
Rincian transaksi tersebut meliputi penempatan repo sebanyak 58,82 juta saham pada harga Rp685 per saham. Selanjutnya dilakukan transaksi top down repo atas 174,74 juta saham dengan harga Rp770 per saham.
Pada hari yang sama, Samuel Sekuritas Indonesia juga melakukan pencairan repo sebanyak 192,83 juta saham pada harga Rp378 per saham. Selain itu, perseroan kembali melakukan penempatan repo sebanyak 214,79 juta saham dengan harga Rp705 per saham.
Meski terjadi perubahan kepemilikan, Samuel Sekuritas Indonesia tetap tercatat sebagai pemegang saham utama NSSS. Dalam laporan tersebut juga disebutkan status kepemilikan saham dilakukan secara langsung dan tidak mengubah status pengendalian.
Dalam laporannya kepada OJK, Samuel Sekuritas Indonesia menyatakan, “Saya bertanggung jawab penuh terhadap seluruh akibat hukum yang timbul dan menjamin kebenaran atas seluruh data, informasi, keterangan dan/atau dokumen yang dilaporkan.”
Laporan perubahan kepemilikan saham tersebut disampaikan sesuai ketentuan Peraturan OJK Nomor 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka.

