spot_img

Kinerja Solid, Laba Bersih Dyandra Media (DYAN ) Melonjak 122% pada Semester I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) mencatat pertumbuhan kinerja yang solid sepanjang semester I 2026. Perseroan berhasilmembukukan pendapatan sebesar Rp 780,8 miliar atau meningkat 17% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 668,3 miliar.

Sejalan dengan kenaikan pendapatan, laba bersih DYAN melonjak 122% menjadi Rp 42,7 miliar pada semester I 2026, dari Rp 19,2 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama DYAN, Daswar Marpaungdalam siaran pers, Rabu 29 Juli 2028, mengatakan peningkatan pendapatan dan laba mencerminkan keberhasilan strategi bisnis yang dijalankan perseroan.

“Perseroan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 780,8 miliar atau meningkat 17% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 668,3 miliar dan laba bersih sebesar Rp 42,7 miliar atau meningkat 122% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 19,2 miliar,” ujarnya.

Dia menambahkan, “Peningkatan pendapatan dan profitabilitas ini merupakan wujud nyata dari keberhasilan inovasi serta eksekusi strategi bisnis yang telah manajemen terapkan. Perseroan terus berkomitmen untuk memperkuat portofolio IP Event, meningkatkan kualitas layanan di seluruh lini bisnis, serta memperluas kolaborasi strategis guna menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.”

Selain laba bersih, lanjut Daswar, perseroan juga mencatat kenaikan operating profit sebesar 93% menjadi Rp 60,2 miliar dari Rp 31,2 miliar pada semester I 2025. Sementara EBITDA meningkat 37% menjadi Rp 99,9 miliar dibandingkan Rp 72,7 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Kontributor terbesar pendapatan masih berasal dari segmen Event & Exhibition Organizer melalui PT Dyandra Promosindo beserta anak usahanya. Segmen ini menghasilkan pendapatan Rp 703 miliar atau sekitar 90% dari total pendapatan konsolidasi.

Selanjutnya, segmen Convention & Exhibition Hall melalui PT Nusa Dua Indonesia menyumbang Rp 40,2 miliar atau 5% dari total pendapatan. Segmen hotel melalui PT Graha Multi Utama berkontribusi Rp 24,6 miliar atau 3%, sedangkan segmen Supporting Event melalui PT Dyamall Graha Utama menyumbang Rp 14,6 miliar atau 2%.

Corporate Secretary DYAN, Mirna Gozal, mengatakan peningkatan kinerja terutama ditopang oleh bisnis Exhibition Organizer yang didukung penyelenggaraan berbagai IP event dan tingginya permintaan event, pameran, konferensi, serta konser.

Hingga saat ini, Dyandra telah memiliki lebih dari 15 IP event. Beberapa di antaranya Indonesia International Motor Show (IIMS), Indonesia International Furniture Expo (IFEX), Halal Indo, Projek D, Indo Wood Expo, Deep Extreme Indonesia, Sunset di Kebun, Sunset di Pantai, FLOII Expo, Indonesia Woman Fest, Jakarta International Pet Show, dan Indonesia Coffee Expo.

Kinerja positif juga terlihat pada bisnis tourism leisure. Melalui PT Mitra Natura Raya, pengelolaan Kebun Raya mencatat jumlah kunjungan lebih dari 1,36 juta pengunjung pada semester I 2026 atau tumbuh 14% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut ditopang berbagai program edu-tourism, aktivasi event, serta penyelenggaraan konser musik Sunset di Kebun yang digelar di Bogor, Jakarta, dan Bali. Strategi pemasaran yang lebih terukur juga membantu meningkatkan jumlah pengunjung di Kebun Raya Bogor, Cibodas, Purwodadi, dan Bali.

Memasuki semester II 2026, DYAN tetap optimistis terhadap prospek industri Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE) di Indonesia. Perseroan telah mengantongi pipeline berbagai pameran, konferensi, konser, dan event berskala nasional maupun internasional hingga akhir tahun.

Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) telah mengamankan sejumlah event internasional hingga akhir tahun. Sementara Dyandra Convention Center Surabaya (DCCS) juga memiliki pipeline event korporasi, wisuda, asosiasi, dan social event yang dinilai cukup kuat.

Pada paruh kedua tahun ini, Dyandra telah menyiapkan sejumlah agenda unggulan. Di antaranya Indonesia Coffee Expo (ICX) Medan pada 31 Juli–2 Agustus 2026, International Franchise, License, and Business Concept Expo & Conference (IFRA) pada 28–30 Agustus 2026, Indonesia Coffee Expo (ICX) Jakarta pada 4–6 September 2026, Projek-D Music Festival pada 5 September 2026, konser U-KNOW PROJECT 26 : SCENE#1 in JAKARTA pada 12 September 2026, serta Halal Indonesia International Industry Expo (Halal Indo) pada 24–27 September 2026.

Perseroan menilai rangkaian event tersebut akan memperkuat kontribusi pendapatan pada semester II 2026 sekaligus menjaga momentum pertumbuhan hingga akhir tahun.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Hasil Investasi Dongkrak Laba Bersih ASBI Tumbuh 39% pada Semester I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI) membukukan...

Pendapatan Naik, HADE Pangkas Rugi Bersih 85% di Semester I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Himalaya Energi Perkasa Tbk (HADE) berhasil...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru