spot_img

Box Office Bawa Berkah, FILM Sukses Balikkan Rugi Jadi Laba Rp10,64 Miliar di Semester I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT MD Entertainment Tbk (FILM) mencetak kinerja mengesankan pada semester I 2026. Emiten rumah produksi ini berhasil mengantongi laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp10,64 miliar hingga 30 Juni 2026.

Capaian ini membalikkan keadaan jika dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Saat itu, Perseroan masih mencatatkan rugi bersih sebesar Rp41,43 miliar. Keberhasilan membalikkan rugi menjadi laba ini setara dengan pertumbuhan 125,68% secara year on year (yoy).

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per Juni 2026, total pendapatan FILM tercatat sebesar Rp288,38 miliar. Angka ini turun tipis 5,27% dibandingkan pendapatan semester I 2025 yang mencapai Rp304,44 miliar.

Kontributor utama pendapatan berasal dari segmen film sebesar Rp227,67 miliar. Dari total tersebut, layar lebar menyumbang Rp116,19 miliar dan segmen digital Rp108,63 miliar. Sumber pendapatan lainnya berasal dari penyiaran televisi sebesar Rp48,21 miliar dan persewaan Rp12,51 miliar.

Laba Perseroan membaik karena didorong oleh efisiensi pada pos beban usaha. Beban usaha FILM turun signifikan 21,14% menjadi Rp134,26 miliar dari sebelumnya Rp170,27 miliar pada 2025. Di sisi lain, cost of revenue atau beban pokok pendapatan naik tipis menjadi Rp137,79 miliar dari Rp136,48 miliar di periode tahun lalu.

Perseroan juga mencatatkan penghasilan lain-lain neto sebesar Rp2,70 miliar. Kondisi ini jauh lebih baik dibandingkan semester I 2025 yang mencatatkan beban lain-lain neto Rp66,61 miliar. Beban besar pada tahun lalu dipicu oleh adanya provisi pajak senilai Rp37,48 miliar.

Manoj Dhamoo Punjabi, Direktur Utama FILM, memberikan jaminan atas keabsahan data keuangan tersebut. “Semua informasi dalam laporan keuangan konsolidasian PT MD Entertainment Tbk dan Entitas Anak telah dimuat secara lengkap dan benar,” tegas Manoj dalam surat pernyataan direksi dikutip dari keterbukaan informasi, Jumat (31/7/2026).

Kinerja operasional Perseroan di semester I 2026 turut diperkuat oleh peluncuran film “Danur: The Last Chapter”. Film yang dirilis 18 Maret 2026 tersebut sukses menarik lebih dari 3,6 juta penonton. FILM juga baru saja merilis film “402 Rumah Sakit Angker Korea” pada 9 Juli 2026.

Dari sisi neraca keuangan, FILM memiliki total aset Rp3,77 triliun per 30 Juni 2026. Angka ini meningkat jika dibandingkan posisi 31 Desember 2025 yang sebesar Rp3,75 triliun. Pertumbuhan aset ini didorong oleh kenaikan kas dan setara kas menjadi Rp268,15 miliar.

Jumlah liabilitas Perseroan per Juni 2026 tercatat sebesar Rp588,51 miliar, naik dari posisi akhir 2025 sebesar Rp561,98 miliar. Kenaikan liabilitas terutama berasal dari utang pajak dan utang usaha. Sementara itu, total ekuitas Perseroan tercatat menguat tipis menjadi Rp3,19 triliun dari sebelumnya Rp3,18 triliun pada akhir tahun lalu.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Ditopang Penjualan, Laba ACES Melonjak 36% Jadi Rp394,91 Miliar di Semester I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) membukukan...

Pendapatan Stabil, Laba PWON Turun 9,35% Jadi Rp1,26 Triliun di Semester I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) membukukan laba...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru