STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR). Kebijakan ini berlaku mulai perdagangan hari Senin, 20 Juli 2026.
Suspensi ini menyasar perdagangan di pasar reguler maupun pasar tunai. Langkah tersebut diambil karena harga saham AGAR mengalami kenaikan sangat tinggi dalam waktu singkat.
Berdasarkan data perdagangan hari Jumat, 17 Juli 2026, saham AGAR ditutup melonjak 101 poin. Angka ini setara dengan kenaikan 25,00% ke posisi Rp505 per lembar.
Pada hari tersebut, harga saham dibuka dan bergerak pada level Rp505. Volume perdagangan mencapai 790.000 saham. Nilai kapitalisasi pasar AGAR saat ini menyentuh Rp505 miliar.
Pande Made Kusuma Ari A, Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), menjelaskan alasan di balik keputusan ini. Langkah ini merupakan bentuk perlindungan bagi para pemodal di pasar saham.
Pande menyebut bursa perlu melakukan cooling down. Hal ini dipicu oleh peningkatan harga kumulatif saham AGAR yang sangat signifikan.
“Penghentian sementara perdagangan saham PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya,” ujar Pande dalam keterbukaan informasi, dikutip Senin (20/7/2026).
Kinerja harga saham AGAR memang terpantau sangat agresif belakangan ini. Dalam kurun waktu lima hari perdagangan saja, harga sahamnya sudah terbang 142,79%.
Jika melihat lebih luas, dalam satu bulan terakhir saham ini melesat 129,55%. Sejak awal tahun atau year-to-date (YTD), harga saham AGAR sudah tumbuh 113,98%.
Sebelumnya, saham ini pernah menyentuh harga terendah di level Rp202 pada 30 Maret 2026. Dalam rentang satu tahun terakhir (52 minggu), harga AGAR bergerak di kisaran Rp194 hingga Rp505.
Pande meminta para pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan setiap informasi yang disampaikan perusahaan. Investor diharapkan lebih teliti sebelum mengambil keputusan investasi pada saham AGAR.

