Bos Geoprima Solusi (GPSO) Divestasi 25,49% Saham, Simak Tujuannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Karnadi Margaka, Direktur Utama sekaligus pemegang saham pengendali PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) menjual sebanyak 170.000.000 lembar (25,49%) sahamnya di emiten produsen alat survey ini seharga Rp59 per unit melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 14 Oktober 2025.

Disebutkan dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu 15 Oktober 2025, tujuan Karnadi Margaka menjual saham GPSO Rp10 miliar adalah divestasi sebagai bagian dari penjualan saham pendiri.

Adapun transaksi penjualan saham tersebut sesuai ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka.

Setelah penjualan tersebut,  kepemilikan Karnadi Margaka atas saham GPSO turun jadi 180.000.000 (27%), dari sebelumnya 350.000.000 unit (52,49%) saham.

Sebelumnya, PT PIMSF, yang merupakan bagian dari Tjokro Group, secara resmi telah mengumumkan rencana untuk mengambil alih saham pengendali GPSO. Pengumuman tersebut telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Dewan Direksi GPSO pada 10 Oktober 2025.

Seperti dikutip dalam laporan keuangan Perseroan per Juni 2025, pemegang saham Geoprima Solusi (GPSO) adalah sebagai berikut, Karnadi Margaka sebesar 52,49%,  Suriawati Tamin sebesar 7,50%, Priscilla Vikananda  sebesar 7,50%, Axel Tobias Joel sebesar 7,50%, dan investor publik sebesar 25,01%.

Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Rabu 15 Oktober 2025, saham GPSO ditutup naik 4,33% menjadi Rp1.325 per unit dibanding penutupan sehari sebelumnya di Rp1.270 per unit.  Selama sepekan, harga saham GPSO telah meningkat 38,745%, dari posisi Rp955 per unit jadi Rp1.325 per unit.  (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Resmi Jadi Pengendali Baru,  Graha Inti Guna Persada Siap Tender Wajib Saham INPS

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS)...

Prodia Widyahusada (PRDA) Guyur Dividen Rp162,683 per Saham pada 22 Mei 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) berencana membagikan...

BREN, DSSA dan KPIG, Masuk 5 Saham Top Losers Pekan Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam pekan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru