Carsurin (CRSN) Dirikan Anak Usaha Baru, Simak Tujuannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Carsurin Tbk (CRSN) mengungkapkan, pihaknya  telah mendirikan anak perusahaan baru bernama PT Carsurin Certivas International (CCI) pada, Senin 10 November 2025. Namun, tidak disebutkan kegiatan atau bidang usaha entitas anak baru, CCI tersebut.

Menurut Timotius Nugroho Djahjana, Direktur CRSN  dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan, Senin 10 November 2025,  modal dasar PT CCI sebesar Rp1 miliar, sedangkan modal disetor sebesar Rp250 juta. Pemegang saham CCI adalah Carsurin sebesar 99%, dan Sheila Maria Tiwan sebesar 1%.

“Pembentukan entitas anak baru ini bertujuan untuk menunjang kegiatan usaha dan memperluas jaringan usaha Perseroan,” tulis Timotius dalam laporannya.

Selain itu, tambah Timotius, pendirian anak usaha CMS juga akan berdampak positif bagi Perseroan, terutama laporan  keuangan konsolidasi CRSN ke depan. “Aksi korprasi ini adalah bagian dari  pengambangan usaha dan upaya menjaga kelangsungan usaha Perseroan sehingga tetap terjamin dengan baik,” ujarnya.

Hingga kuartal III 2025, CRSN membukukan pendapatan sebesar Rp352,12 miliar, naik 5,2% dari Rp309,04 miliar pada periode sama 2024. Meski pendapatan tumbuh, laba emiten beraset Rp376,47 miliar per September 2025 itu turun 60,16% menjadi Rp5,15 miliar pada kuartal III 2025, dibanding Rp12,9 miliar pada kuartal III 2024. Kemerosotan laba CRSN disebabkan antara lain oleh kenaikan beban pokok, beban usaha, serta beban keuangan selama kuartal III 2025.

PT Carsurin Tbk (CRSN) adalah perusahaan yang didirikan pada tahun 1968 dan bergerak di bidang penyediaan layanan pengujian, inspeksi, sertifikasi, dan verifikasi. Para klien pengguna jasa perusahaan tersebut berasal dari berbagai jenis industri, seperti batubara, mineral, dan logam; minyak dan gas; minyak bumi dan petrokimia; makanan dan pertanian; dan barang konsumen. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Efek Domino Pengumuman MSCI: Saham BREN dan DSSA Merosot Tajam, Simak Strategi Analis

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Dua emiten raksasa, PT Barito Renewables...

Respons OJK atas Pengumuman MSCI: Reformasi Pasar Modal RI Diakui

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif...

Jawab BEI, Petrosea (PTRO) Ungkap Alasan Lepas KMS Senilai Rp1,73 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – PT Petrosea Tbk (PTRO) memberikan penjelasan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru