Di Balik Kenaikan Investor MDKA, Saratoga Masih Jadi Pemegang Saham Terbesar! Siapa Pemilik Manfaat Akhirnya?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mencatat kenaikan jumlah pemegang saham pada April 2026. Emiten pertambangan emas dan mineral ini juga mempertahankan porsi saham publik (free float) yang cukup besar, yakni 47,64% dari total saham tercatat.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah pemegang saham yang tercatat melalui Single Investor Identification (SID) mencapai 41.823 akun per akhir April 2026. Jumlah tersebut bertambah 638 akun dibandingkan posisi Maret 2026 yang sebanyak 41.185 akun.

MDKA memiliki 11.659.334.617 saham free float atau setara 47,64% dari total saham perusahaan. Dengan capaian tersebut, perseroan telah memenuhi ketentuan minimum free float yang ditetapkan BEI, yakni sekurang-kurangnya 50 juta saham dan minimal 15% dari total saham tercatat bagi emiten yang berada di Papan Utama.

Laporan registrasi pemegang efek juga mengungkap pemilik manfaat akhir (Ultimate Beneficial Owner/UBO) MDKA, yaitu Edwin Soeryadjaya dan Winato Kartono.

Edwin Soeryadjaya mengendalikan perusahaan melalui PT Saratoga Investama Sedaya. Sementara itu, Winato Kartono memiliki kepemilikan langsung sebesar 0,19% serta kepemilikan tidak langsung melalui PT Mitra Daya Mustika dan PT Suwarna Arta Mandiri.

Dalam struktur pemegang saham dengan kepemilikan di atas 5%, PT Saratoga Investama Sedaya tercatat sebagai pemegang saham terbesar dengan 4.739.493.062 saham atau setara 19,366%. PT Mitra Daya Mustika menggenggam 11,88% saham, Garibaldi Thohir memiliki 7,462%, dan PT Suwarna Arta Mandiri menguasai 5,464%.

Sejumlah anggota direksi dan komisaris juga tercatat memiliki saham perseroan. Gavin Arnold Caudle memiliki 0,67% dan tambahan 0,055% saham. Direktur Hardi Wijaya Liong menguasai 0,28% saham.

Selain itu, David Thomas Fowler memiliki 0,002% saham, Albert Saputro sebesar 0,013%, dan Komisaris Andrew Phillip Starkey mengantongi 0,017% saham.

Hingga akhir April 2026, MDKA masih menyimpan saham treasuri sebanyak 53.359.600 lembar atau setara 0,218% dari total saham.

Pada perdagangan Senin (11/5/2026), saham MDKA ditutup naik Rp20 atau 1,13% ke level Rp1.795 per saham. Dalam sepekan terakhir, saham ini menguat 3,76%, namun secara year to date masih terkoreksi 11,14%.

“Direksi bertanggung jawab penuh atas informasi yang tertera di dalam dokumen ini,” tulis Corporate Secretary MDKA, Jessica J, dalam laporan tersebut.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Bayu Buana (BAYU) Cairkan Dividen Tunai Rp100 per Saham pada 10 Juni 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  - PT Bayu Buana Tbk (BAYU) berencana membagikan...

Awal Perdagangan, IHSG Turun Lagi 0,31% ke 6.884,248 Dipicu Saham BBCA, BBRI, BMRI dan UNVR

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Pelayaran Nasional Ekalya Lepas 57,5% Saham ELPI Trans Cargo, Ini Tujuannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru