STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Hartarto Ciputra memangkas porsi kepemilikan sahamnya di PT Indo Komoditi Korpora Tbk (INCF) setelah melepas total 52,7 juta lembar saham melalui dua transaksi penjualan pada April 2026.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang dipublikasikan pada 9 Mei 2026, Hartarto melakukan penjualan pertama pada 15 April 2026 sebanyak 7,5 juta lembar saham di harga Rp67 per saham. Transaksi tersebut dilakukan dengan tujuan profit taking atau pengambilan keuntungan.
Selanjutnya, pada 20 April 2026, Hartarto kembali menjual 45,2 juta lembar saham INCF di harga Rp58 per saham. Sama seperti transaksi sebelumnya, aksi tersebut juga dilakukan untuk tujuan pengambilan keuntungan.
Sebelum melakukan penjualan, Hartarto sempat menambah kepemilikan saham INCF. Pada 2 Februari 2026, ia membeli 1 juta lembar saham di harga Rp64 per saham untuk investasi jangka panjang.
Setelah pembelian tersebut, kepemilikan Hartarto sempat meningkat menjadi 84,7 juta lembar saham atau setara 5,89%. Namun, usai serangkaian aksi jual pada April 2026, kepemilikannya menyusut menjadi 32 juta lembar saham atau sekitar 2,22%.
Dalam laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hartarto menyebutkan status kepemilikan saham tersebut merupakan kepemilikan langsung.
“Saya bertanggung jawab penuh terhadap seluruh akibat hukum yang timbul,” tulis Hartarto dalam laporan keterbukaan informasi dikutip Minggu (10/5/2026).
Ia juga memastikan seluruh data, informasi, dan dokumen yang disampaikan telah lengkap dan benar sesuai ketentuan yang berlaku.
Laporan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepatuhan terhadap Peraturan OJK Nomor 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka.
