Sabtu, Juli 20, 2024
33.5 C
Jakarta

IHSG Menguat Terbatas, Pantau BBNI, HRUM, PGAS dan TLKM

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menguat terbatas hari ini setelah perdagangan kemarin ditutup zona hijau pada level 7.159,47 atau naik 0,38%. Investor dapat mencermati saham BBNI, HRUM, PGAS dan TLKM.

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakarias Siregar mengatakan, secara teknikal indeks terlihat berpeluang menguat terbatas dan rawan profit taking, dari candle shooting star dan closed di atas 2 support lines.

“Trend bullish, selama di atas 7.021. IHSG closing di 5 day MA (7.159). Indikator MACD bullish, stochastic oversold, masih dalam pola bullish channel & symmetrical triangle, candle shooting star. Selama di atas support 7.021 – 7.064, IHSG masih berpeluang bullish, target 7.070 (DONE), 7.130 (DONE)- 7.175 (DONE) – 7.218 (DONE)/7.258. Dominan power buy. Range breakout berada di 7.016 – 7.258,” ujar Andri dalam risetnya, Rabu (31/8).

Level resistance indeks pada perdagangan hari ini berada di 7.194/7.230/7.258/7.298, sementara level support berada di 7.120/7.105/7.064/7.016, dengan perkiraan range 7.100 – 7.220.

Lebih lanjut, Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra menambahkan, kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 0,96%, begitu juga dengan S&P 500 yang terkoreksi 1,10%, sementara indeks Nasdaq juga turun sebesar 1,12%. Indeks kembali turun setelah The Fed dan berbagai bank sentral lain mengindikasikan akan menaikkan suku bunga untuk menekan inflasi meskipun ada konsekuensi negatif bagi pertumbuhan ekonomi.

Kemudian, bursa Asia Pafik mengalami pergerakan yang beragam (sebagian besar menguat) setelah melemah pada hari sebelumnya terkait pidato ketua The Fed di Jackson Hole. Nikkei dan Kospi mencatat kenaikan yang signifikan, sementara di sisi lain Hang Seng terkoreksi.

Investor dapat mencermati saham BBNI dengan rekomendasi buy 8.350 – 8.425 target 8.600/8.725 stop loss di bawah 8.125. Kemudian saham HRUM direkomendasikan buy 1.730 – 1.755 target 1.800/1.840 stop loss di bawah 1.625.

Investor juga dapat memantau saham PGAS dengan strategi investasi buy 1.820 – 1.860 target 1.920/1.950 stop loss di bawah 1.740. Aksi buy juga busa dilakukan pada saham TLKM di level 4.450-4.480 target 4.600/4.650 stop loss di bawah 4.350.

Artikel Terkait

Usai Diakuisisi Jinxin Singapore, Anak Usaha Bundamedik Siap Taklukkan Pasar IVF Indonesia dan Asean!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Morula Indonesia (MI), anak perusahaan...

Akuisisi 30% Saham Anak Usaha BMHS, Jinxin Singapore Rogoh Kocek Rp422,030 Miliar!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  PT Bundamedik Tbk (BMHS) telah menyelesaikan...

KSEI Tambah 8 Bank Baru! 23 Bank Kini Jadi Administrator RDN dan Pembayaran

STOCKWATCHNEWS.COM (JAKARTA) – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru