Minggu, Juli 21, 2024
33.5 C
Jakarta

Kinerja Kinclong, Mitratel Siap Tebar Dividen Lebih Dari 70% Laba 2022


STOCKWATCH. ID (UBUD BALI) –
Manajemen PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) siap menebar dividen kepada para pemegang saham sekitar 70% dari laba bersih tahun buku 2022 yang mencapai Rp1,785 triliun. Demikian di tegaskan oleh 
Theodorus Ardi Hartoko, Direktur Utama Mitratel, dalam media gathering, di Ubud Bali, Kamis (16/3/2023).

Menurut pria yang akrab disapa Teddy ini, pihaknya akan menepati janji membagikan dividen sebanyak-banyaknya 70% dari laba bersih, sebagaimana telah disampaikan dalam prospektus. “Mengenai dividen, kami tak inging mengingkari janji kami di prospektus. Dalam prospektus tertulis, dividen sebanyak-banyaknya 70% dari laba bersih,” ujarnya.

Namun lantaran kinerja yang diukir emiten berkode MTEL sepanjang tahun lalu terbilang kinclong, Teddy mewacanakan untuk memberikan dividen bonus. Itu artinya, pay out ratio atau persentase dividen Mitratel bisa di atas 70% dari laba bersih Perseroan selama tahun 2022.

Hendra Purnama, Direktur Investasi Mitratel menambahkan, usulan manajemen terkait kebijakan pembagian dividen ini akan disampaikan dan dimintakan persetujuan dari para pemegang saham. Bila tak ada aral melintang, Mitratel akan menggela Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 14 April 2023.

“Dividen pay out ratio kita maksimal 70%. Namun dengan performa kita yang baik selama tahun 2022, kami dari manajemen siapkan juga berikan deviden bonus. Dividen ini akan on top dari yang 70% (pay out ratio) tadi. Nanti akan kita sampaikan proposal kita pada saat RUPST yang diperkirakan pada tanggal 14 April 2023,” imbuh Hendra.

Untuk diketahui, selama tahun 2022, Mitratel berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp1,785 triliun. Capaian ini melesat 29,3% dibandingkan Rp1,381 triliun realisasi laba bersih Perseroan pada 2021. Peningkatan laba bersih Mitratel antara lain ditopang oleh lonjakan pendapatan sebesar 12,5% menjadi Rp7,729 triliun ketimbang Rp6,870 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Artikel Terkait

Usai Diakuisisi Jinxin Singapore, Anak Usaha Bundamedik Siap Taklukkan Pasar IVF Indonesia dan Asean!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Morula Indonesia (MI), anak perusahaan...

Akuisisi 30% Saham Anak Usaha BMHS, Jinxin Singapore Rogoh Kocek Rp422,030 Miliar!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  PT Bundamedik Tbk (BMHS) telah menyelesaikan...

KSEI Tambah 8 Bank Baru! 23 Bank Kini Jadi Administrator RDN dan Pembayaran

STOCKWATCHNEWS.COM (JAKARTA) – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru