spot_img

Komisaris Lippo Cikarang (LPCK) Charles Rigoux Mundur, Tunggu Persetujuan RUPS

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Komisaris PT  Lippo Cikarang Tbk (LPCK) telah mengajukan surat pengunduran diri dari perusahaan properti dan real estat tersebut.

Kevin Girsang, Corporate Secretary LPCK  dalam pengumuman yang disampaikan ke BEI, Senin 20 Juli 2026 mengatakan, Perseroan telah menerima surat pengunduran diri  Bapak Charles Rigoux dari jabatan Komisaris Perseroan pada tanggal 17 Juli 2026.

Menurut Kevin, keterbukaan Informasi ini dilakukan merujuk pada ketentuan Pasal 27 Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.

“Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham terkait dengan pengunduran diri tersebut akan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku,” tulis Kevin dalam pengumumannya.

Kevin menegaskan bahwa, hingga saat ini pengunduran diri Charles Rigoux tidak berdampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan dan kelangsungan usaha Perseroan.

Hingga kuartal I 2026, LPCK mencatat penjualan pemasaran atau marketing sales sebesar Rp491 miliar. Pencapaian ini mencerminkan 29% dari target marketing sales tahun2026 sebesar Rp1,7 triliun. Penyumbang utama marketing sales LPCK dari penjualan rumah tapak, apartemen dan unit komersial. Adapun pendapatan LPCK mencapai Rp760 miliar pada kuartal I 2026.

Sekedar informasi, PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) mengembangkan real estat, kawasan industri, dan kota mandiri. Didirikan pada tahun 1987 dengan nama PT Desa Dekal, bergerak di bidang usaha lain, yang kemudian berganti nama menjadi PT Gunung Cermai Inti setahun kemudian.

Perusahaan ini menjadi PT Lippo City Development, pengembang real estate, pada tahun 1992 dan memindahkan kantor pusatnya dari Jakarta ke Bekasi. Kemudian melakukan IPO pada tahun 1997. Selain melakukan pengembangan, perusahaan juga memberikan jasa penunjang di sekitar area propertinya.

.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Suprajitno Sutomo Akuisisi 51% Saham ASHA, Siap Jadi Pengendali Baru Perusahaan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Asia Sejahtera Mina Tbk (ASHA)...

BEI Catat 85 Emiten Belum Sampaikan Laporan Keuangan Kuartal I 2026, Kena Sanksi Denda

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat terdapat 85...

IHSG Melonjak 1,74% ke Level 6.340,020, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp11.069 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru