STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pemenang Nusantara International, pemegang saham pengendali PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) melepas kepemilikan dengan menjual sebanyak 29.536.200 unit (0,56%) saham emiten pengembang properti dan manajemen properti tersebut pada tanggal 20 April 2026.
Menurut laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan Manajemen ke BEI, Kamis 23 April 2026, Pemenang Nusantara International menjual saham WINR di kisaran harga Rp34-Rp36 per unit sehingga mendapat cuan Rp1,06 miliar.
Tujuan transaksi adalah divestasi dengan status kepemilikan saham langsung. Meski melepas sebagian sahamnya, Perseroan tetap sebagai pemegang saham pengendali WINR dengan porsi kepemilikan atau suara mencapai 63,41% saham.
Setelah dilakukan transaksi tersebut, kepemilikan Pemenang Nusantara International, atas WINR berkurang atau turun menjadi 3.319.731.800 unit atau setara 63,41% dari sebelumnya sebanyak 3.349.268.000 atau 63,97% saham.
Pada perdagangan sesi pertama di BEI, Jumat 24 April 2026, saham WINR tercatat Rp34 per unit, tidak berubah dibanding penutupan sehari sebelumnya. Selama sepekan, saham WINR telah turun sebesar 5,55%. Jika dibandingkan antara harga 25 Maret 2026 sebesar Rp26 terhadap penutupan, Kamis 23 April 2026, maka harga saham emiten pengembang properti ini meningkat sebesar 30,76%.
PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) adalah perusahaan induk dari Winner Group, pengembang properti yang didirikan pada 2007 di Batam. Perusahaan memiliki 8 anak perusahaan seperti PT Gosyen Indo Asia, PT Wijaya Nusantara Internasional, PT Kaliban Bangun Indonesia, dan PT Angkasa Pura Sanjaya.
Beberapa portofolio perusahaan adalah Winner Sweet Home Residential, Winner Flower House Residential, Winner Mangrove Millennium Villa Resort House, dll. Pada tahun 2019, perusahaan memperluas bisnis ke tingkat nasional dengan mengembangkan area seluas 125 hektare di Bogor yang disebut Central Business District Cibinong New City, dan juga ke kota-kota lainnya. (konrad)
