Siap-Siap! Central Omega Resources (DKFT) Bagi Dividen Final Rp35 per Saham, Ini Jadwalnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Dividen final PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) untuk tahun buku 2025 sebesar Rp197,338 miliar atau setara Rp35 per saham akan dibagikan kepada pemegang saham Perseroan pada 12 Mei 2026.

Feni Silviani Budiman, Direktur DKFT dalam laporan keterbukaan informasi  yang disampaikan ke BEI, Kamis 23 April 2026 mengemukakan, rencana pembagian dividen tersebut telah diputuskan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) DKFT pada, Rabu tanggal 22 April 2026.

Menurut Feni,  total dividen DKFT tahun buku 2025 sebesar Rp390,31 miliar atau Rp70 per saham.  Sebelumnya, DKFT telah membagikan dividen interim pada 7 Juli dan 30 Oktober 2025, masing-masing sebesar Rp10 dan Rp25 per saham.

Penerima dividen, jelas Feni, adalah pemegang saham yang namanya terdaftar dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) DKFT per 5 Mei 2025. Adapun  Cum dan Ex dividen DKFT di pasar Reguler dan Negosiasi BEI ditetapkan pada 30 April  dan 04 Mei 2026, sedangkan di Pasar Tunai pada 5 dan 6 Mei 2026.

DKFT membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp573,48 miliar pada 2025, tumbuh 56,62% jika dibandingkan Rp466,16 miliar pada tahun 2024. Penjualan emiten produsen nikel itu meningkat 7,53% menjadi Rp1,57 triliun pada 2025, dari Rp1,46 triliun pada 2024.

PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) adalah perusahaan yang didirikan dan mulai beroperasi pada 1995 yang bergerak dalam bidang perdagangan sumber daya pertambangan dan aktivitas penambangan melalui anak perusahaannya.

Namanya diubah menjadi yang sekarang pada tahun 2008, seiring dengan perubahan model bisnis menjadi pertambangan. Perusahaan mengakuisisi beberapa perusahaan pertambangan dan mendirikan beberapa anak perusahaan untuk menjalankan dan mengembangkan bisnisnya. Wilayah operasinya meliputi; 2 tambang nikel dan 1 smelter nikel di Sulawesi Tengah, dan 2 eksplorasi tembaga/emas di Nusa Tenggara Timur dan Maluku Utara. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Dua Saham Disorot BEI karena Lonjakan Tak Wajar, Bagaimana Harganya Hari Ini?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan dua...

IHSG Sesi I Anjlok 3,06% Menuju 7.100, IDXINFRA Turun Terbesar 4,09%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Harga Melambung Signifikan, BEI Gembok Dua Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru