Semester I 2023, Laba Woori Finance Tumbuh 58,25%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Woori Finance Indonesia Tbk (BPFI) membukukan laba Rp42,27 miliar (Rp15,81 per saham) pada semester I 2023, tumbuh 58,25% jika dibandingkan Rp26,71 miliar (Rp10,38 per saham) pada periode sama 2022.

Seperti tergambar dalam laporan keuangan per Juni 2023 yang diumumkan Senin (24/7), penghasilan bersih emiten pembiayaan beraset Rp1,53 triliun per Juni 2023 itu meningkat 25,26% jadi Rp168,09 miliar pada semester I 2023, dari Rp134,18 miliar pada semester I 2022.

Penyumbang terbesar penghasilan BPFI pada semester I 2023 dari pembiayaan konsumen bersih yang mencapai Rp85,73 miliar, naik 22,33% dari Rp70,07 miliar pada semester I 2022.

Seiring penghasilan, beban usaha BPFI juga naik 15,3%, jadi Rp116,15 miliar pada semester I 2023, dari Rp100,74 miliar pada periode sama 2022. Beban terbesar BPFI berasal dari beban gaji dan tunjangan yang mencapai Rp51,46 miliar, meningkat 12,9% dibanding semester I2022 yang sebesar Rp45,58 miliar. Akan tetapi, laba sebelum pajak BPFI tumbuh 55,28% jadi Rp51,93 miliar pada semester I 2023, dari Rp33,44 miliar pada semester I 2022.

- Advertisement -

Artikel Terkait

CDIA Suntik Modal Rp251,6 Miliar ke Anak Usaha Petrosea (PTRO), Ini Dampaknya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA)...

Kuartal I 2026, Laba Indo Kordsa (BRAM) Melonjak 126,35% Jadi US$5,71 Juta

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Indo Kordsa Tbk (BRAM) mencatat laba...

Laba Petrosea (PTRO) Tumbuh 50,54% di Kuartal I 2026, Ini Penopangnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Laba PT Petrosea Tbk (PTRO)  yang dapat diatribusikan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru