spot_img

Suspensi Dilepas, Saham KICI dan CGAS Kembali Diperdagangkan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Kedaung Indah Can Tbk (KICI) dan PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) serta Waran Seri I (CGAS-W), di seluruh pasar sejak perdagangan sesi pertama, Senin (4/3/2024).

“Dengan ini diumumkan bahwa suspensi perdagangan efek KICI dan CGAS  di seluruh pasar dibuka kembali mulai perdagangan sesi pertama Senin, 4 Maret  2024,” tulis Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam pengumuman tertulisnya.

BEI menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham KICI di seluruh pasar sejak perdagangan sesi pertama, Jumat (1/3/2024) dalam rangka cooling down. Suspensi perdagangan saham KICI sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan.

Sedangkan suspensi saham CGAS dan CGAS-W dilakukan BEI sejak perdagangan sesi I tanggal 23 Februari 2024 sampai pengumuman bursa lebih lanjut. Suspensi saham CGAS dan CGAS-W sehubungan dengan penurunan harga yang signifikan.

Adapun suspensi saham KICI dan CGAS sebagai bentuk perlindungan bagi investor. Selain itu, tujuan suspensi saham KICI dan CGAS untuk memberikan waktu yang memadai bagi para pelaku pasar untuk mempertimbangan secara matang sebelum mengambil keputusan investasi pada kedua saham tersebut. Bursa meminta para pihak berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan kedua perusahaan ini.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Bank Maspion Raih Kredit US$8 Juta Kasikornbank Limited, Dananya Untuk Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) berhasil...

Investor Jaya Property  (JRPT) Dapat Dividen Rp31 per Saham, Cair 03 Juli 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Jaya Real Property Tbk (JRPT)  akan membagikan...

Telkom Tebar Dividen Rp21,9 Triliun, Simak Jadwal dan Rencana Buyback Jumbo Perseroan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru