STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) memberikan penjelasan menyeluruh kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait realisasi dana IPO dan performa bisnis terbaru. Perusahaan melaporkan lonjakan kinerja keuangan yang sangat signifikan pada awal tahun 2026.
Dikutip Kamis (2/7/2026), dalam laporan jawaban atas permintaan penjelasan bursa, perusahaan mencatatkan kenaikan laba bersih yang fantastis. Pada kuartal pertama 2026 (1Q26), laba bersih perusahaan terbang 924% menjadi Rp546,36 miliar dibandingkan kuartal sebelumnya (4Q25) yang sebesar Rp53,33 miliar.
Pertumbuhan ini sejalan dengan pendapatan perusahaan yang melonjak 261% menjadi Rp742,59 miliar pada periode yang sama. Direktur PT Bangun Kosambi Sukses Tbk, Markus Kusumaputra menegaskan kondisi fundamental perusahaan tetap kokoh di tengah dinamika pasar.
“Fluktuasi pasar yang terjadi saat ini tidak berdampak secara material terhadap kondisi keuangan maupun kinerja operasional Perseroan. Perseroan memiliki kondisi keuangan yang sehat, kinerja operasional yang stabil, serta prospek usaha jangka panjang yang baik,” ujar Markus dalam keterangan tertulisnya.
Hingga 31 Maret 2026, total aset perusahaan berada di angka Rp22,43 triliun. Sementara itu, total ekuitas mengalami pertumbuhan 4,1% menjadi Rp12,46 triliun.
Selain kinerja keuangan, manajemen juga memaparkan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham (IPO). Total dana Rp2,30 triliun telah terserap 100% pada Januari 2025. Alokasi terbesar, yakni Rp2,29 triliun, disetorkan sebagai penyertaan saham kepada PT Industri Pameran Nusantara (IPN) untuk pembangunan proyek MICE bernama NICE.
Proyek NICE (Nusantara International Convention Exhibition) tersebut menelan biaya konstruksi sebesar Rp2,29 triliun. Rinciannya meliputi pekerjaan struktur sebesar Rp526,43 miliar, pekerjaan arsitektur Rp1,30 triliun, serta pengerjaan mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP) senilai Rp460,87 miliar.
Pembangunan fisik NICE kini telah menunjukkan kemajuan pesat. Tahap Ground Breaking sudah dimulai sejak Agustus 2023 dan pemasangan tiang pancang dilakukan pada September 2023. Beberapa tahapan penting seperti Foundation, Mezzanine, Topping Off, hingga Finishing Facade dan pengerjaan MEP telah selesai dilakukan antara Februari hingga Oktober 2025.
Fasilitas MICE ini pun sudah mulai mengoperasikan berbagai acara besar. Hingga Juni 2026, sejumlah perhelatan sukses digelar, mulai dari ajang olahraga Ionation 6th by Pocari Sweat, Mandiri Livin’ Fest 2025, pameran otomotif, hingga konser internasional seperti Westlife dan Laufey. Ke depan, agenda padat telah menanti, termasuk Java Jazz Festival 2026 dan Indonesia Card Show.
Mengenai porsi kepemilikan saham publik atau free float, manajemen memastikan tetap menjaga ketentuan bursa. Per 30 Juni 2026, porsi saham publik mencapai 12,26%. Perusahaan juga sedang menjalankan program pembelian kembali saham (buyback) sebagai respon terhadap fluktuasi harga. Hingga periode tersebut, jumlah saham treasuri hasil buyback mencapai 26,91 juta lembar atau 0,47% dari total saham.
Direktur PT Bangun Kosambi Sukses Tbk, Yohanes Edmond Budiman menjelaskan rencana perusahaan terkait saham hasil pembelian kembali tersebut.
“Dalam perencanaan Perseroan ke depan saham tresuri akan dilepas kembali ke pasar sebagai salah satu pemenuhan ketentuan kepemilikan saham publik dan upaya lain yang dipandang perlu dan feasible untuk dijalankan di kemudian hari termasuk mengurangi porsi kepemilikan saham di level pemegang saham pengendali,” kata Yohanes.
Program buyback tahap awal telah dimulai sejak Februari 2026 dan tahap selanjutnya dijadwalkan berakhir pada 19 Agustus 2026. Hingga saat ini, perusahaan menyatakan belum memiliki rencana tindakan korporasi lainnya dalam 12 bulan ke depan.

