Kamis, Juli 18, 2024
28.4 C
Jakarta

Technog Indonesia Incar Dana PUP Rp38,88 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Sebanyak 432 juta saham PT Technog Indonesia Tbk (NINE) ditawarkan ke investor publik dalam Penawaran Umum Perdana (PUP) pada 25-29 November 2022. Penawaran awal dimulai pada 14-17 November 2022.

Dalam prospektus rencana PUP saham yang diumumkan, Selasa (15/11), Direksi NINE mengemukakan, harga perdana NINE antara Rp70-90 per saham. Dari PUP saham, calon emiten di bidang perdagangan komputer dan perlengkapannya itu akan memperoleh tambahan modal maksimal sekitar Rp38,88 miliar.

Menurut Direksi NINE, dana PUP saham yang mencapai 20,03% dari modal disetor NINE setelah PUP saham akan digunakan sebesar 52,66% untuk modal kerja Perseroan. Sekitar 32,09% untuk pembukaan sebanyak 19 unit service point beserta sarana pendukungnya. Sisanya 15,25% untuk pembelian gudang penyimpanan serta ruang penunjang operasional.

Saham NINE bernominal Rp10 per unit itu akan dicatatkan dan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 01 Desember 2022. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan menerbitkan pernyataan efektif untuk PUP NINE pada 24 November 2022.

Selama periode Januari hingga September 2022, NINE berhasil membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp1,33 miliar (Rp1,29 per saham). Padahal pada periode sama 2021, NINE masih merugi Rp111,04 juta (Rp0,25 per saham).

Pendapatan bersih NINE mencapai Rp12,64 miliar per September 2022, meningkat  sekitar 165% dibandingkan Rp4,77 miliar pada periode sama 2021. Akan tetapi, peningkatan beban pokok NINE lebih besar dibandingkan kenaikan pendapatan, yaitu sebesar 391% menjadi Rp8,69 miliar. Akibatnya, laba kotor NINE turun 3,43% menjadi Rp3,94 miliar per September 2022, dari Rp4,08 miliar per September 2021.

Meski begitu, total beban usaha NINE berhasil ditekan turun sebesar 22,89% menjadi Rp1,92 miliar, dari Rp2,49 miliar. Inilah yang menyebabkan laba usaha NINE meningkat 294,73%, dari Rp512,43 juta per September 2021 menjadi Rp2,02 miliar per September 2022.

Perseroan mencatat total aset Rp23,16 miliar per September 2022, naik 19,63%, dari Rp19,36 miliar per Desember 2021. Total liabilitas meningkat 57,65% menjadi Rp6,70 miliar per September 2022, dari Rp4,25 miliar per Desember 2021. Adapun ekuitas NINE naik 8,87%, dari Rp15,11 miliar per Desember 2021 menjadi Rp16,45 miliar per September 2022.

Artikel Terkait

Semester I 2024, Laba Malacca Trust Insurance Melonjak 285,73%

STOCKWATCH.I (JAKARTA) - PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk...

Melejit 1,34%, IHSG Naik Lagi Tembus 7.300

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek...

Melambung 1,02%, IHSG Sesi I Terangkat ke 7.298,247

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru