Minggu, Juli 21, 2024
33.5 C
Jakarta

Merdeka Copper Gold Terbitkan Obligasi Rp4 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Obligasi Berkelanjutan PT Merdeka Copper Gold (MDKA) IV Tahap I/2022 senilai Rp4 triliun ditawarkan kepada investor pada 7-8 Desember 2022. Ini merupakan bagian dari penawaran umum Obligasi Berkelanjutan IV MDKA senilai total Rp15 triliun.

Direksi MDKA dalam prospektus tambahan rencana PUB yang diumumkan, Selasa (15/11), mengemukakanm, obligasi MDKA yang akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 14 Desember 2022 itu terdiri atas tiga seri, yaitu seri A, B dan C dengan tenor masing-masing 367 hari, tiga tahun dan lima tahun.

Menurut Direksi MDKA, penawaran awal obligasi Perseroan dimulai pada 15-28 November 2022. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menerbitkan peryataan efektif  penawaran obligasi MDKA pada 05 Desember 2022.

Direksi MDKA mengemukakan, dana dari penawaran umum obligasi, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan digunakan antara lain sebesar 23% untuk melunasi obligasi berkelanjutan III tahap I Seri A sebesar Rp959 juta yang akan jatuh tempo pada 15 Maret 2023. Sebesar 47% akan digunakan oleh PT Bumi Suksesindo (BSI) untuk mendanai pembayaran yang yang timbul berdasarkan perjanjian fasilitas kredit bergulir pada 10 Juni 2021. Sebesar 16% akan digunakan oleh PT Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) untuk menunjang kegiatan eksplorasi.

Selain itu, sebesar 5% akan digunakan oleh PT Mentari Alam Persada Tbk (MAP) untuk menunjang kegiatan pembangunan infrastruktur bypass road yang akan menyambungkan trans Sulawesi dengan Proyek Emas Pani. Sekitar 6% akan digunakan oleh PT Batutua Tembaga Raya (BTR) untuk menunjang kebutuhan modal kerja. Sisanya 3% akan digunakan oleh PT Batutua Kharisma Permai (BKP) untuk menunjang kebutuhan modal kerja.

Direksi MDKA menunjuk PT Indo Premier Sekuritas, PT Sucor Sekuritas, PT UOB Kay Hian Sekuritas, PT Aldiracitra Sekuritas Indonesia, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi, serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebagai wali amanat.

Artikel Terkait

Usai Diakuisisi Jinxin Singapore, Anak Usaha Bundamedik Siap Taklukkan Pasar IVF Indonesia dan Asean!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Morula Indonesia (MI), anak perusahaan...

Akuisisi 30% Saham Anak Usaha BMHS, Jinxin Singapore Rogoh Kocek Rp422,030 Miliar!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  PT Bundamedik Tbk (BMHS) telah menyelesaikan...

KSEI Tambah 8 Bank Baru! 23 Bank Kini Jadi Administrator RDN dan Pembayaran

STOCKWATCHNEWS.COM (JAKARTA) – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru