spot_img

Direktur Utama BAIK Nanang Suherman Borong 100 Ribu Saham, Ini Tujuannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Direktur Utama PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK), Nanang Suherman, menambah kepemilikan sahamnya di Perusahaan pengelola restaurant tersebut.

Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada  Senin, 27 Juli 2026 terungkap, Nanang Suherman membeli sebanyak 100.000 saham BAIK.

Sebelum transaksi, Nanang Suherman tercatat memiliki 7,78 juta saham atau setara 0,69% dari total saham yang diterbitkan perseroan. Setelah transaksi dilakukan, kepemilikannya meningkat menjadi 7,88 juta saham atau setara 0,70%.

Dalam laporan tersebut, Nanang Suherman menyampaikan dirinya merupakan pihak pengendali di perseroan dan tetap akan mempertahankan status pengendalian tersebut.

Pada dokumen yang disampaikan kepada regulator, Nanang Suherman menyebutkan statusnya sebagai pengendali dengan keterangan, “Ya”, serta menjawab “Ya” pada bagian pertanyaan mengenai rencana mempertahankan pengendalian.

Laporan kepemilikan saham tersebut disampaikan PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) kepada OJK sebagai pelaksanaan ketentuan Pasal 2 Ayat 2 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka.

PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) adalah perusahaan yang telah beroperasi sejak tahun 2013 dan bergerak dalam bisnis pengelolaan restoran. Beberapa merek resto populer dari perusahaan adalah Ayam Goreng Nelongso dan Geprek Kak Rose.

Perusahaan telah memiliki 64 cabang dan mitra di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Perusahaan juga tengah mengembangkan bisnis penyediaan bahan baku makanan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Dua Pengendali Blue Bird (BIRD) Transaksi Jumbo Rp176,4 Miliar di Bawah Harga Pasar

STOCKWATCH (JAKARTA) – Dua pemegang saham pengendali PT Blue...

IHSG Sesi I Turun 0,04% ke Level 6.183,157, Simak Top Gainers dan Top Losers

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup...

INKP Siapkan Dana USD5,82 Juta untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo Oktober 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Indah Kiat Pulp & Paper...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru