Senin, Januari 19, 2026
27.9 C
Jakarta

Naik Tipis, Cadangan Devisa Indonesia 137,7 Miliar Dolar AS pada Juli 2023

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bank Indonesia (BI) mengumumkan, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli 2023 tercatat naik tipis menjadi 137,7 miliar dolar AS, dibandingkan dengan posisi pada akhir Juni 2023 sebesar 137,5 miliar dolar AS.

Menurut Erwin Haryono, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, peningkatan posisi cadangan devisa tersebut antara lain dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa.

“Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,2 bulan impor atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor,” ujarnya, dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (7/8/2023).

Erwin mengemukakan, Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Ke depan, lanjut dia, Bank Indonesia memandang cadangan devisa akan tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan respons bauran kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

PMI BI di Atas 50%, Tanda Industri Pengolahan RI Kian Menguat

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Kinerja industri pengolahan Indonesia menunjukkan pertumbuhan...

Daya Beli Kuat, BI Sebut Kegiatan Dunia Usaha Bakal Makin Melesat di Awal 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Kinerja dunia usaha di Indonesia menunjukkan...

Pemerintah Indonesia Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global di WEF Davos

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertolak...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru