spot_img

Perkuat Modal, Bank BJBR Terbitkan Obligasi Subordinasi Rp1,441 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV Tahap I Tahun 2024 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) senilai Rp1,441 triliun mulai ditawarkan kepada investor pada 2 Juli 2024. Adapun pencatatan obligasi BJBR di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Juli 2024.

Direksi BJBR dalam prospektus tambahan rencana penawaran umum obligasi subordinasi yang diumumkan, Rabu (03/7/2024), mengemukakan, obligasi yang merupakan bagian dari penawaran umum Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV BJBR senilai total Rp3 triliun itu terdiri atas seri A sebesar Rp744,265 miliar dengan bunga tetap 8,0% per tahun berjangka waktu lima tahun, dan seri B Rp697,045 miliar memiliki tenor tujuh tahun dan bunga tetap 8,50% per tahun.

Bunga obligasi subordinasi dibayarkan setiap triwulan, dimana bunga obligasi subordinasi pertama dibayarkan pada 5 Oktober 2024. Sedangkan bunga obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi akan dibayarkan pada 5 Juli 2029 untuk obligasi subordinasi Seri A dan 5 Juli 2031 untuk obligasi subordinasi Seri B.

Menurut Direksi BJBR, dana penawaran umum obligasi subordinasi, setelah dikurangi biaya emisi, seluruhnya akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dengan diperhitungkan sebagai modal pelengkap (Tier 2) dalam rangka ekspansi kredit serta peningkatan struktur penghimpunan jangka panjang

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi Obligasi Subordinasi IV BJBR Tahap I Tahun 2024 adalah PT BRI Danareksa Sekuritas, PT CIMB Niaga Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Mega Capital Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), serta PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) sebagai wali amanat. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Top Losers Sepekan 20-24 Juli 2026: PRDL Ambles 30,73%, JELI dan FILM Ikut Tertekan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Lima saham mencatatkan pelemahan paling dalam...

Samuel Sekuritas Jual 93,96 Juta Saham NSSS, Kepemilikan Turun Jadi 32,52%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Samuel Sekuritas Indonesia mengurangi kepemilikan...

AKKU Keluar dari Kriteria 6, Status Pemantauan Khusus BEI Berkurang

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru