spot_img

Bocorkan Rasio Dividen 2024, Begini Strategi BTN Tingkatkan Laba Bersih!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau BTN, tengah mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan profitabilitas dan memberikan dividen yang lebih besar di masa depan. Sebagai BUMN, BTN memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan kinerja yang optimal demi kepentingan pemegang saham, termasuk negara.

Direktur Utama BTN, Nixon L.P Napitupulu, mengungkapkan bahwa ada dua faktor utama yang menentukan besaran dividen, yaitu rasio pembayaran dividen dan jumlah laba yang diperoleh. Menurut Nixon, rasio pembayaran dividen biasanya berada di kisaran 20% hingga 25%. Namun, angka ini dapat berubah sesuai dengan kebutuhan ekspansi kredit dan pertimbangan lain.

“Kalau ekspansi kredit sedang cukup baik, biasanya dividen di angka 20%. Namun, jika kita merasa perlu menaikkan dividen, tentunya akan disesuaikan dengan pertimbangan tertentu dan pembicaraan dengan pemerintah,” ujar Nixon.

Untuk memastikan laba tetap stabil, BTN fokus pada beberapa aspek, termasuk pertumbuhan IBIS (Interest Bearing Income Securities) dan peningkatan kinerja perbankan syariah. Nixon menambahkan, “Kami juga sedang berupaya memperbaiki kualitas kredit agar pada akhir tahun, rasio kredit bermasalah bisa turun di bawah 3%.”

Nofry Rony Poetra, Direktur Finance BTN, menjelaskan bahwa selain meningkatkan pendapatan dari IBIS, BTN juga fokus pada strategi pemulihan (recovery) kredit. Upaya ini telah menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

“Pengembangan digital juga menjadi kunci. Tidak hanya menambah jumlah saldo tabungan, tetapi juga meningkatkan pendapatan dari sisi fee base melalui layanan priority banking dan transactional,” jelas Nofry.

Dengan kombinasi strategi tersebut, BTN optimis mampu meningkatkan profit dan, pada akhirnya, memberikan dividen yang lebih besar kepada para pemegang saham. Langkah ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan bisnis BTN di masa depan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Berawal dari Modal Rp50 Ribu, Cinta Batik Semarang Kini Tembus Pasar Internasional Berkat LinkUMKM BRI

STOCKWATCH.ID (SEMARANG) – Usaha batik ramah lingkungan milik Cinta...

Siap IPO, Calon Emiten JELI Pamer Kenaikan Laba Bersih 235,5% Sepanjang 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Niramas Utama Tbk atau INACO...

OASA Berhasil Tekan Rugi Bersih 28,56% di Tahun 2025 meski Pendapatan Anjlok

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru