spot_img

Masuki Bisnis Properti, MYOH Bentuk Entitas Anak Baru Sentra Terra Indonesia

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)-PT Samindo Resources Tbk (MYOH) bersama anak usahanya, PT Trasindo Murni Perkasa (TMP) telah mendirikan entitas anak baru bernama PT Sentra Terra Indonesia (STI) pada tanggal 23 Januari 2026.  STI akan menjalankan kegiatan usaha dalam bidang Real Estat, Konstruksi, Penyediaan Makanan dan Minuman, serta Aktivitas Penunjang Lainnya.

Adapun pendirian entitas anak STI telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam suratnya tertanggal 23 Januari 2026 dengan nomor NOMOR AHU-0006175.AH.01.01.TAHUN 2026.

Corporate Secretary MYOH Ahmad Zaki Natsir dalam pengumuman tertulis, Senin 26 Januari 2026  mengemukakan, modal disetor PT Sentra Tera Indonesia (STI),  sebesar Rp270 miliar. MYOH menyetor Rp269,73 miliar (99,9%) dari modal tersebut,  dan PT Trasindo Murni Perkasa (TMP)  sebesar 270 juta (0,1 %).

Menurut Ahmad, pendirian entitas anak STI ini akan berdampak positif terhadap perkembangan bisnis Perseroan, khususnya diversifikasi usaha ke bidang properti dan penunjang lainnya. “Laporan keuangan STI akan dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan Perseroan,” tulis Ahmad dalam keterangannya.

Ahmad menegaskan bahwa transaksi ini merupakan transaksi afiliasi namun  dikecualikan dari kewajiban pengumuman dan persetujuan pemegang saham independen sesuai POJK No. 42. POJK.04/2020 pasal 6 Ayat 1 huruf b. Namun, transaksi tersebut bukan merupakan transaksi material karena nilai transaksi penyertaan modal ini tidak melebihi 20% dari ekuitas Perseroan sebagaimana  dimaksud dalam POJK No. 17 POJK.04/2020.

Seperti diketahui, PT Samindo Resources Tbk (MYOH) merupakan perusahaan induk di industri batu bara. Perusahaan ini dimulai dengan nama PT MYOH Technology Tbk pada tahun 2000, yang kemudian mengakuisisi PT SIMS Jaya Kaltim, sebuah perusahaan pertambangan batu bara.

Perseroan juga mengakuisisi perusahaan pertambangan lainnya yaitu PT Trasindo Murni Perkasa, PT Samindo Utama Kaltim, dan PT Mintec Abadi. Selanjutnya, perusahaan berganti nama karena kegiatan usahanya beralih ke jasa pertambangan batu bara. Melalui anak perusahaannya, kegiatan usaha utama perseroan adalah pemetaan geologi, pekerjaan pengeboran eksplorasi, pemindahan lapisan penutup, kegiatan pengambilan batu bara, dan kegiatan pengangkutan batu bara, di i lokasi pertambangan di Kalimantan Timur. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

IHSG Pagi Ini Naik 1,3% ke 5.962,567 Berkat Saham-saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Dasco Sebut Saham BBCA Layak Beli Mumpung Murah, Manajemen Kebut Buyback Rp5 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco...

Pyridam Farma (PYFA) Tunda Pelaksanaan PMHMETD, Ini Alasannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Pyridam Farma Tbk (PYFA)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru