STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup melemah pada akhir perdagangan Senin (1/6/2026) waktu setempat. Investor mencermati kian rapuhnya gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Kabar potensi akuisisi maskapai EasyJet turut mewarnai pergerakan pasar di awal bulan ini.
Mengutip CNBC International, indeks Stoxx Europe 600 yang berisi saham-saham utama di Eropa berakhir turun 0,76% ke posisi 621,24. Mayoritas sektor dan bursa utama di kawasan tersebut berada di zona merah. Indeks CAC 40 Perancis melemah 0,45% ke level 8.146,59. FTSE MIB Italia turun 0,52% ke posisi 49.775,16.
Indeks FTSE 100 Inggris terkoreksi 0,68% ke level 10.338,95. DAX Jerman turun 0,40% ke posisi 25.003,04. Sementara itu, IBEX 35 Spanyol merosot 0,97% ke level 18.184,90.
Sentimen pasar tertekan seiring memudarnya harapan kesepakatan damai antara AS dan Iran. Teheran melalui kantor berita Tasnim melaporkan tim negosiasi berhenti bertukar pesan dengan pihak AS. Langkah ini diambil menyusul serangan terbaru Israel ke Lebanon. Iran mengancam akan memblokade total Selat Hormuz secara permanen.
Ketegangan geopolitik ini memicu lonjakan harga minyak lebih dari 6% pada hari Senin. Menteri Luar Negeri Inggris, Jerman, dan Perancis secara bersama-sama mengecam agresi militer Israel di wilayah Lebanon. Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu justru menginstruksikan perluasan operasi militer meski gencatan senjata sempat diumumkan pada April lalu.
Yvette Cooper, Menteri Luar Negeri Inggris, menyatakan keprihatinannya melalui akun media sosial X. Ia menilai tindakan militer tersebut telah merusak upaya perdamaian yang sedang berjalan.
“Eskalasi militer Israel di Lebanon telah membunuh dan menggusur warga sipil, menghancurkan infrastruktur, dan mengikis ruang bagi diplomasi,” tulis Cooper. “Itu harus diakhiri.”
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump memberikan tanggapan melalui platform Truth Social. Ia mengecam pihak-pihak yang melontarkan kritik negatif terhadap upaya diplomasi pemerintahannya. Trump meyakini situasi Timur Tengah akan segera membaik.
“Duduk dan santai saja, semuanya akan berakhir baik – selalu begitu!” tulis Trump.
Meski pasar secara umum melemah, sektor teknologi Eropa justru melawan arus. Indeks teknologi Stoxx Europe melonjak 1,4% ke level tertinggi sejak September 2020. Penguatan ini dipicu oleh komitmen investasi SoftBank Group asal Jepang sebesar 45 miliar Euro atau sekitar USD 53 miliar di Perancis. Dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan (AI).
Kabar positif juga datang dari maskapai berbiaya rendah, EasyJet. Saham perusahaan melonjak 10% menyusul spekulasi tawaran akuisisi dari perusahaan investasi AS, Castlelake. Pihak maskapai menyatakan belum menerima tawaran resmi namun tetap terbuka untuk mempertimbangkan setiap proposal yang masuk.
Sementara itu dari Asia, bursa saham Korea Selatan melanjutkan reli berkat sektor teknologi. Indeks Kospi melonjak 3,7% dengan saham Samsung Electronics yang menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa. Di pasar AS, indeks Nasdaq dan S&P 500 terpantau bergerak menguat tipis pada perdagangan tengah hari.

