spot_img

BEI Pantau Ketat Enam Saham Ini Gara-gara Harga Merosot Tak Wajar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) sedang memberikan perhatian khusus kepada enam perusahaan tercatat. Langkah ini diambil karena terjadi penurunan harga saham yang di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).

Enam saham tersebut adalah PT Logisticsplus International Tbk (LOPI) dan PT Multitrend Indo Tbk (BABY). Selain itu ada PT PAM Mineral Tbk (NICL) serta PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX). Saham PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) dan PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) juga masuk dalam pantauan.

P.H. Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Rendy Ridwansyah menjelaskan langkah ini bertujuan melindungi investor. Bursa sedang mencermati perkembangan pola transaksi pada keenam saham tersebut.

“Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal,” kata Rendy Ridwansyah dalam keterbukaan informasi.

Rendy meminta para investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan atas permintaan konfirmasi Bursa. Investor juga diharapkan mencermati kinerja perusahaan dan keterbukaan informasinya.

Selain itu, investor perlu mengkaji kembali rencana aksi korporasi yang belum mendapat persetujuan RUPS. Segala kemungkinan yang timbul di masa depan harus dipertimbangkan sebelum mengambil keputusan investasi.

Informasi terakhir LOPI adalah penjelasan volatilitas transaksi pada 5 Juni 2026. Untuk BABY, informasi terakhir merupakan laporan bulanan registrasi pemegang efek tanggal 4 Juni 2026.

NICL juga menyampaikan laporan bulanan pemegang efek pada 3 Juni 2026. Sementara itu, IRSX menginformasikan bukti iklan pemberitahuan RUPS pada 29 Mei 2026.

ROCK memberikan informasi terkait iklan panggilan RUPS tanggal 25 Mei 2026. Terakhir, HUMI mengumumkan informasi mengenai pencatatan saham pada 4 Juni 2026.

Harga Saham

Pada penutupan perdagangan 5 Juni 2026, saham LOPI turun Rp7 menjadi Rp66 per saham. Harga ini terkoreksi 9,59%. Nilai pasar atau market cap LOPI saat ini sebesar Rp72,60 miliar.

Saham BABY turun Rp11 ke level Rp112 per saham. Penurunan ini mencapai 8,94%. Saat ini market cap BABY tercatat Rp319,74 miliar.

Saham NICL merosot Rp36 menjadi Rp458 per saham. Harga ini turun 7,29%. Nilai pasar NICL kini mencapai Rp4,87 triliun.

Saham IRSX anjlok Rp42 menjadi Rp242 per saham. Penurunan ini sebesar 14,79%. Market cap IRSX saat ini berada di angka Rp1,49 triliun.

Saham ROCK terpangkas Rp165 ke harga Rp1.435 per saham. Angka ini turun 10,31%. Nilai pasar ROCK tercatat sebesar Rp2,05 triliun.

Saham HUMI turun Rp8 menjadi Rp100 per saham. Penurunan ini mencapai 7,41%. Saat ini market cap HUMI sebesar Rp1,80 triliun.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Kencana Energi (KEEN) Bagi Dividen Rp30,13 Miliar, Investor Dapat Rp8,22 per Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Kencana...

Chandra Asri (TPIA) Dongkrak Porsi Saham Publik  Jadi 25,7%, Perkuat Nilai Pasar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA )- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mengumumkan...

IHSG Pagi Ini Anjlok 4,42% ke 5.347,237, Bareng Bursa Asia

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru