STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sedang mencermati pergerakan saham PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA). Langkah ini diambil menyusul terjadinya peningkatan harga saham yang di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).
Pengumuman pengawasan ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada investor di pasar modal. Informasi tersebut disampaikan dalam keterbukaan informasi yang dikutip pada Rabu (10/6/2026).
P.H. Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Yayuk Sri Wahyuni menjelaskan pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran peraturan perundang-undangan. Bursa kini tengah memantau secara intensif perkembangan pola transaksi pada saham ini.
“Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” ungkap Yayuk dalam laporannya.
Informasi terakhir mengenai SMMA adalah laporan penyampaian bukti iklan pemberitahuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Data ini telah dipublikasikan melalui situs resmi bursa sejak 8 Juni 2026.
Sehubungan dengan status UMA ini, Yayuk mengimbau para investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan atas permintaan konfirmasi bursa. Investor juga diminta mencermati kinerja perusahaan serta seluruh keterbukaan informasinya.
Rencana aksi korporasi emiten yang belum mendapatkan persetujuan RUPS perlu dikaji kembali oleh investor. Pertimbangan atas berbagai kemungkinan risiko di masa depan sangat penting sebelum mengambil keputusan investasi.
Harga Saham
Berdasarkan data perdagangan Selasa (9/6/2026), saham SMMA ditutup pada posisi Rp24.000 per lembar. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar Rp3.025 atau melonjak 14,42% dari hari sebelumnya.
Saham ini sempat menyentuh harga tertinggi di level Rp24.500 dan harga terendah Rp20.975 per lembar. Volume perdagangan tercatat sebanyak 17.200 saham.
Harga saham SMMA pada penutupan sebelumnya (8/6/2026) berada di posisi Rp20.975. Level Rp24.000 merupakan harga tertinggi sepanjang tahun berjalan (year to date), sementara harga terendah berada di Rp12.650 pada Januari lalu.
Dalam kurun waktu 52 minggu terakhir, saham SMMA bergerak pada rentang Rp11.500 hingga Rp27.225. Adapun nilai kapitalisasi pasar atau market cap perusahaan saat ini mencapai Rp152,82 triliun.

