STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Niramas Utama Tbk Tbk atau disebut INACO, perusahaan bidang industri makanan dan minuman penutup, dijadwalkan akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 07 Juli 2026.
Dilansir dari laman BEI, Rabu (01/7/2026), emiten yang akan tercatat dengan kode perdagangan JELI ini telah menetapkan harga penawaran umum atau offering sebesar Rp900 per saham. Penawaran umum dimulai pada 01-03 Juli 2026.
Dalam aksi penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO), JELI menawarkan sebanyak 266 juta saham atau sekitar 21,01% dari total modal ditempatkan dan disetor setelah IPO dengan nilai nominal Rp100 per saham. Dengan harga penawaran tersebut, Perseroan akan mendapat dana segar mencapai Rp239,40 miliar. Perseroan telah menujuk Suco Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek dan penjamin emisi efek.
Perihal penggunaan dana, JELI akan menggunakan dana hasil IPO untuk empat keperluan utama. Pertama, sebesar 56,70% dana hasil IPO akan digunakan untuk penyertaan modal kepada perusahaan anak, yaitu PT Niramas Pandaan Sejahtera (NPS), dalam bentuk ekuitas. Selanjutnya penggunaan dana tersebut akan digunakan oleh NPS untuk belanja modal. Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas produksi gummy candy dan produk jelly Perseroan, guna mendukung peningkatan permintaan domestik dan ekspor.
Kedua, sebesar 10,04% akan digunakan oleh Perseroan untuk belanja modal dalam rangka pembelian mesin yang terdiri namun tidak terbatas pada pembelian, pelunasan dan instalasi mesin produksi, peralatan dan perlengkapan, guna untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan gudang dan mempercepat proses logistik.
Ketiga, sebesar 10,90% akan digunakan oleh Perseroan untuk pembayaran seluruh pokok utang jangka pendek KMK 2 kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk  yang mana per tanggal 31 Maret 2026 total pokok pinjaman adalah sebesar Rp25 miliar.
Keempat, sisanya sekitar 22,36% akan digunakan oleh Perseroan sebagai modal kerja, antara lain meliputi namun tidak terbatas pada pembelian bahan baku, pembayaran biaya operasional, serta kegiatan pemasaran, guna mendukung peningkatan aktivitas operasional dan pertumbuhan usaha Perseroan.

