STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) membukukan kinerja lebih baik sepanjang semester I 2026. Perseroan mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp6,44 miliar hingga 30 Juni 2026, melonjak 76,20% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp3,65 miliar.
Dalam laporan keuangan KONI yang diumumkan Rabu (29/7/2026), terungkap, peningkatan laba ditopang oleh pertumbuhan penjualan dan kenaikan laba usaha. Pendapatan perseroan mencapai Rp156,42 miliar, naik 24,53% dari Rp125,61 miliar pada semester I 2025. Sementara beban pokok pendapatan meningkat menjadi Rp124,72 miliar dari Rp100,70 miliar.
Seiring kenaikan penjualan, laba bruto KONI ikut meningkat menjadi Rp31,70 miliar, dibandingkan Rp24,90 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Di sisi lain, beban penjualan naik menjadi Rp21,90 miliar. Namun, beban umum dan administrasi turun menjadi Rp1,41 miliar dari Rp1,75 miliar.
Perseroan juga mencatat penghasilan keuangan sebesar Rp450,75 juta dan pendapatan operasi lain Rp168,20 juta. Beban keuangan turun menjadi Rp334,65 juta dari Rp532,40 juta pada semester I 2025.
Alhasil, laba sebelum pajak final mencapai Rp8,68 miliar, meningkat dari Rp4,72 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Setelah memperhitungkan beban pajak final sebesar Rp2,24 miliar, laba tahun berjalan tercatat Rp6,44 miliar. Laba per saham ikut naik menjadi Rp25,54 dari Rp14,50.
Dari sisi neraca, total aset perseroan per 30 Juni 2026 mencapai Rp197,82 miliar. Jumlah tersebut turun dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp204,41 miliar. Kas dan setara kas tercatat Rp59,00 miliar, sedangkan persediaan mencapai Rp62,17 miliar.
Total liabilitas berhasil ditekan menjadi Rp15,46 miliar dari Rp28,49 miliar pada akhir 2025. Sementara total ekuitas meningkat menjadi Rp182,36 miliar dari Rp175,92 miliar.
Pada laporan arus kas, perseroan mencatat kas dan setara kas akhir periode sebesar Rp59,00 miliar. Nilai tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan posisi awal tahun sebesar Rp59,29 miliar.

