Kamis, Juli 25, 2024
26.7 C
Jakarta

Tumbuh 15,15%, Laba Bersih Bank Sumut Rp706 Miliar pada 2022

Tumbuh 15,15%, Laba Bersih Bank Sumut Rp706 Miliar pada 2022

STOCKWATCH.ID (MEDAN) –  PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara Tbk (Bank Sumut) mencatatkan kinerja keuangan yang cemerlang selama tahun 2022.

Calon emiten dengan kode perdagangan saham BSMT itu, berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 15,15% menjadi Rp706 miliar (unaudited) pada Desember 2022, dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp614 miliar. Aset Bank Sumut juga meningkat menjadi Rp40,6 triliun hingga Desember 2022, dibandingkan dengan Desember 2021 sebesar Rp38,01 triliun.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Bank Sumut Hadi Sucipto menyatakan pertumbuhan laba perseroan ditopang oleh pertumbuhan bisnis. Ini ditandai dengan peningkatan pertumbuhan kredit yang dua digit dan membaiknya kolektibilitas kredit seiring penurunan nonperforming loan (NPL) Net dari level 1,80% ke level 1,21%.

“Semua indikator kinerja keuangan menunjukkan hasil positif,” tegas Hadi.

Pada Desember 2022, Bank Sumut berhasil menggenjot penyaluran kredit hingga Rp27,8 triliun, naik 10,58% dari Rp25,1 triliun pada Desember 2021.

Sepanjang tahun 2022, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun Bank Sumut mencapai Rp31,9 triliun, meningkat 3,01% ketimbang Rp30,9 triliun capaian per Desember 2021.

Hadi menambahkan, fungsi intermediasi Bank Sumut serta peran perseroan dalam menggerakkan perekonomian juga menunjukkan hasil yang memuaskan. Hal tersebut ditandai dengan porsi Kredit Produktif yang mencapai 43,90% dan realisasi Kredit Usaha Rakyat atau KUR pada 2022 yang mencapai Rp1,35 triliun, 35% melampaui target semula Rp1 triliun.

“Peningkatan realisasi kredit produktif termasuk KUR yang diraih Bank Sumut ini menunjukkan komitmen kuat Bank Sumut untuk membantu menggerakkan perekonomian Provinsi Sumatera Utara dan mensejahterakan masyarakat, terutama pasca meredanya pandemi Covid 19,” jelas Hadi.

Hadi mengemukakan, saat ini kepercayaan masyarakat untuk menabung dan bertransaksi di PT Bank Sumut juga menunjukkan tren positif yang ditandai dengan peningkatan DPK dan rasio blended cost of fund yang juga relatif rendah sekitar 2,22%.

Melihat pencapaian kinerja tersebut, Direktur Keuangan dan Teknologi Informasi Arieta Aryanti mengatakan Perseroan optimistis terhadap rencana aksi korporasi pada awal tahun 2023. Kinerja keuangan Bank Sumut yang meyakinkan tentu dapat menambah kepercayaan Stakeholder terhadap Perseroan sehingga Bank Sumut dapat lebih leluasa untuk berekspansi demi meraih target laba Rp800 miliar pada 2023 ini.

“Saat ini Bank Sumut telah memperoleh izin pernyataan praefektif dari OJK per tanggal 3 Januari 2023 dan siap untuk segera melantai di bursa pada awal tahun 2023. Untuk itu, Bank Sumut berencana menggelar Public Expose pada hari Senin 9 Januari 2023” jelas Arieta.

Artikel Terkait

BRI Cetak Laba Bersih Rp29,9 Triliun pada Semester I 2024

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk...

Terungkap! Begini Strategi BCA Jaga Likuiditas Tinggi dan Suku Bunga Stabil

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Central Asia Tbk (BCA)...

Kapan Suku Bunga BI Bisa Turun? Ini Kata Bos  BCA!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru