STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pemegang saham PT Batavia Prosperindo International Tbk (BPII) bersiap menerima dividen tunai sebesar Rp27,477 miliar atau Rp2,78 per saham pada 09 Juli 2026. Dividen tersebut, sekitar 20,38% dari laba BIPI sebesar Rp134,804 miliar pada 2025.
Menurut Rudi Setiadi Tjahjono, Direktur Utama BPII dalam pengumuman tertulis, Selasa 9 Juni 2026, pembagian dividen tersebut, telah diputuskan oleh pemegang saham Perseroan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) BPII yang diselenggarakan pada tanggal 05 Juni 2026.
Penerima dividen, kata Rudi, adalah pemegang saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) BPII per tanggal 18 Juni 2026. Adapun cum dan ex dividen di pasar Reguler dan Negosiasi BEI pada 15 dan 17 Juni 2026, serta cum dan ex dividen di Pasar Tunai pada 18 dan 19 Juni 2026.
Rudi mengatakan, data keuangan per 31 Desember 2025 yang mendasari pembagian dividen tersebut. Emiten di bidang investasi, pasar modal, dan jasa keuangan, serta jasa konsultasi bisnis dan manajemen ini mencatat laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp134,804 miliar pada 2025.
Per 31 Desember 2025, perusahaan investasi, pasar modal, dan jasa keuangan, serta jasa konsultasi bisnis dan manajemen tersebut memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp1,577 triliun. Sedangkan total ekuitas Perseroan mencapai Rp1,820 triliun per Desember 2025. (konrad)

