STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Manajemen PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) menegaskan tidak terdapat informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi harga saham maupun keputusan investasi pemodal di tengah volatilitas transaksi efek Perseroan.
Penegasan tersebut disampaikan manajemen DIVA dalam surat jawaban kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 29 Juli 2026. Surat itu merupakan respons atas permintaan penjelasan BEI terkait volatilitas transaksi efek saham DIVA.
Direktur Utama DIVA, Raymond Loho, menyampaikan hingga saat ini Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek maupun keputusan investasi pemodal.
“Sampai dengan saat ini Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Informasi Atau Fakta Material Oleh Emiten Atau Perusahaan Publik,” tulis manajemen DIVA dalam keterangannya.
Perseroan juga memastikan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi harga efek perusahaan tercatat maupun keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam Peraturan Nomor I-E Bursa Efek Indonesia.
“Sepanjang pengetahuan Perseroan hingga saat ini Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi harga Efek Perusahaan Tercatat dan/atau keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam ketentuan III.2.1. Peraturan Nomor I-E Lampiran Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor: Kep-00087/BEI/12-2025,” tulis Perseroan.
Terkait aktivitas pemegang saham tertentu, DIVA mengaku belum mengetahui adanya perubahan kepemilikan saham maupun aktivitas penjaminan saham yang wajib dilaporkan sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Sepanjang pengetahuan Perseroan hingga saat ini Perseroan tidak mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 4 Tahun 2024 Tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Laporam Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka,” ungkap manajemen.
Selain itu, DIVA menyatakan belum memiliki agenda aksi korporasi dalam waktu dekat. Perseroan juga tidak memiliki rencana yang berpotensi mempengaruhi pencatatan saham di Bursa setidaknya dalam tiga bulan ke depan.
“Sampai dengan saat ini Perseroan belum memiliki rencana untuk melakukan tindakan korporasi dalam waktu dekat, termasuk rencana korporasi yang akan berakibat terhadap pencatatan saham Perseroan di Bursa (paling tidak dalam 3 bulan mendatang),” tulis Perseroan.
Manajemen DIVA juga memastikan tidak terdapat informasi penting lainnya yang belum disampaikan kepada publik dan berpotensi mempengaruhi harga saham maupun kelangsungan usaha Perseroan.
Di sisi lain, setelah melakukan konfirmasi kepada pemegang saham utama, Perseroan menyebut belum ada rencana perubahan kepemilikan saham dalam waktu dekat.
“Setelah dilakukan konfirmasi terhadap rencana pemegang saham utama terkait dengan kepemilikan sahamnya di Perseroan, hingga saat ini pemegang saham utama Perseroan belum ada rencana dalam waktu dekat terkait dengan perubahan kepemilikan sahamnya di Perseroan,” tulis manajemen DIVA.
Jawaban tersebut disampaikan DIVA kepada BEI sebagai respons atas surat permintaan klarifikasi terkait volatilitas transaksi saham Perseroan di pasar.

