spot_img

Laba Bersih WINS Naik 24,4% Jadi USD8,4 Juta pada Semester I 2026, Pendapatan Melesat 35,4%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) membukukan kinerja yang lebih baik sepanjang semester I 2026. Perseroan mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD8,4 juta hingga 30 Juni 2026, naik 24,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar USD6,7 juta.

Dalam laporan keuangan WINS yang diumumkan, Kamis (30/7/2026), terungkap, peningkatan laba ditopang oleh bertambahnya kapal High Tier yang mulai beroperasi serta membaiknya tingkat utilisasi armada. Selama semester I 2026, utilisasi armada mencapai 62%, lebih tinggi dibandingkan 56% pada semester I 2025.

Manajemen WINS menyampaikan, pertumbuhan laba bersih yang dapat diatribusikan sebesar 24,4% YoY menjadi US$8,4 juta. Ini didorong oleh beroperasinya kapal High Tier tambahan serta peningkatan utilisasi armada menjadi 62% pada 1H2026 dibandingkan 56% pada 1H2025.

Pendapatan konsolidasi WINS naik 35,4% menjadi USD49,88 juta dari USD36,85 juta pada semester I 2025. Kontributor terbesar berasal dari Divisi Kapal Milik yang membukukan pendapatan USD45 juta atau meningkat 41,4% dibandingkan tahun sebelumnya.

Margin Divisi Kapal Milik juga meningkat menjadi 51,7% dari 39,1% pada semester I 2025. Kenaikan tersebut didorong oleh semakin banyaknya kapal Platform Supply Vessel (PSV) yang beroperasi. Meski demikian, utilisasi armada pada kuartal II 2026 sedikit lebih rendah dibandingkan kuartal sebelumnya karena pasar masih didominasi kontrak jangka pendek atau spot.

Perseroan juga mengungkapkan akuisisi Fast Offshore Supply (FOS) telah rampung pada akhir Juni 2026. Namun, kontribusi laba dari perusahaan tersebut baru akan dikonsolidasikan pada semester II 2026. Penundaan tender sejumlah kontrak jangka panjang OSV domestik serta konflik di Timur Tengah turut memengaruhi utilisasi sebagian armada.

Di sisi lain, pendapatan Divisi Chartering turun 40,5% menjadi USD1,6 juta karena fokus perusahaan beralih pada optimalisasi kapal milik yang memberikan margin lebih tinggi. Sebaliknya, pendapatan dari layanan lainnya meningkat 40,8% menjadi USD3,4 juta berkat kenaikan pendapatan berbasis jasa (fee-based).

Laba bruto WINS melonjak 76,9% menjadi USD24,9 juta, terutama disumbang Divisi Kapal Milik sebesar USD23,3 juta. Sementara itu, laba operasional meningkat 124,6% menjadi USD20,1 juta, didukung penurunan beban tidak langsung sebesar 6,2%. EBITDA juga naik 76,8% menjadi USD28,2 juta.

Sepanjang semester I 2026, beban bunga turun 6,8% menjadi USD1 juta. Namun, perusahaan mencatat rugi selisih kurs sebesar USD0,4 juta akibat pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Selain itu, perusahaan asosiasi membukukan rugi USD1,6 juta karena utilisasi armada yang lebih rendah selama masa perawatan kapal.

WINS menilai prospek industri offshore masih positif. Harga minyak diperkirakan tetap tinggi seiring gangguan pasokan global dan meningkatnya investasi sektor hulu migas. Di Indonesia, percepatan lima Proyek Strategis Nasional di sektor migas, termasuk proyek Masela senilai USD21 miliar yang mulai groundbreaking pada Juli 2026, diperkirakan akan mendorong permintaan kapal pendukung lepas pantai.

Untuk menangkap peluang tersebut, WINS menjalankan strategi ekspansi melalui pembelian kapal bekas, pembangunan kapal baru, serta akuisisi Fast Offshore Supply Pte Ltd. Perseroan telah membeli satu kapal Anchor Handling Tug Supply (AHTS) dan satu Multi-role Support Vessel (MSV) bekas yang ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal IV 2026. Selain itu, perusahaan memesan satu unit MSV baru yang akan dikirim pada semester II 2027.

Akuisisi FOS juga memperkuat portofolio kontrak WINS. Total nilai kontrak yang dimiliki hingga akhir Juni 2026 meningkat dari USD58,7 juta menjadi USD307,3 juta setelah memasukkan FOS ke dalam perhitungan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

DSNG Cetak Laba Rp985,88 Miliar di Semester I 2026, Bisnis Sawit Jadi Penopang

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) membukukan...

Pendapatan MINE Naik Jadi Rp1,22 Triliun pada Semester I-2026, Laba Turun 14,17%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE)...

Laba Bersih INCO Melonjak 313% Jadi US$104,38 Juta pada Semester I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Vale Indonesia Tbk (INCO) membukukan kinerja...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru