Buat Investasi, Direktur RMK Energy (RMKE) Serok 51.100 Saham Perusahaan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indra Mulia Aliwarga, Direktur PT RMK Energy Tbk (RMKE) memborong 51.100 lembar saham emiten penyedia jasa logistik batubara itu melalui Bursa Efek Indonesia  (BEI) pada tanggal 19 Agustus 2025.

Seperti dikutip dalam laporan keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin 01 September 2025, tujuan Indra Mulia Aliwarga memborong saham RMKE adalah untuk investasi . pribadi berupa kepemilikan saham secara langsung.

Pasca pembelian tersebut, Indra Mulia Aliwarga menguasai 51.100 lembar (0,001%) saham RMK Energy Tbk (RMKE), dari sebelumnya tidak ada.

Sekedar informasi, RMKE membukukan laba bersih Rp86,15 miliar pada semester I 2025, anjlok 31,72% jika dibandingkan Rp126,18 miliar pada semester I 2024. Pendapatan usaha Perseroan merosot 53,65% menjadi Rp575,71 miliar pada semester I 2025 dari Rp1,23 triliun pada periode yang sama tahun 2024.

Hingga pukul 14.58 WIB perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Senin 01 September 2025, saham RMKE tercatat di Rp915 per unit, tidak berubah dibanding penutupan sehari sebelumnya.

Selama perdagangan saham sepekan, harga saham RMKE sudah naik 18,83%, dari Rp770 per unit pada 25 Agustus 2025 menjadi Rp915 per unit pada 28 Agustus 2025. Bahkan dalam sebulan perdagangan di BEI, harga saham RMKE telah melonjak sebesar 61,94%

Seperti diketahui, PT RMK Energy Tbk (RMKE), atau Rantai Mulia Kencana Energy, adalah perusahaan didirikan pada J2009. Bergerak di bidang penyedia jasa logistik batu bara, yang utamanya melayani perusahaan batu bara di Sumatera Selatan.

Perusahaan menyediakan stasiun bongkar muat kereta api (melalui kesepakatan dengan PT KAI di Stasiun Simpang), pengangkutan batubara (melalui 155 km jalan dari area pertambangan ke pelabuhan), pengelolaan pelabuhan (2 pelabuhan di Keramasan), juga offtake batubara dan joint operasi (pengelolaan tambang batu bara dan penjualan batu bara). (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Efek Domino Pengumuman MSCI: Saham BREN dan DSSA Merosot Tajam, Simak Strategi Analis

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Dua emiten raksasa, PT Barito Renewables...

Respons OJK atas Pengumuman MSCI: Reformasi Pasar Modal RI Diakui

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif...

Jawab BEI, Petrosea (PTRO) Ungkap Alasan Lepas KMS Senilai Rp1,73 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – PT Petrosea Tbk (PTRO) memberikan penjelasan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru