spot_img

SUNI Kantongi Kontrak Baru dari Pertamina EP Senilai Rp43,7 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) mengantongi kontrak baru dari PT Pertamina EP. Perusahaan berkode emiten SUNI ini ditunjuk sebagai pemenang tender pengadaan Wellhead dan Xmass Tree untuk Pertamina Regional 1.

Berdasarkan keterbukaan informasi, nilai kontrak proyek ini mencapai Rp43,73 miliar. Penunjukan pemenang tender dilakukan pada Jumat, 24 Juli 2026.

Direktur PT Sunindo Pratama Tbk, Freddy Soejandy menjelaskan, jangka waktu kontrak tersebut dipatok selama 1 tahun, 4 bulan, dan 50 hari kalender. Penunjukan ini tertuang dalam surat nomor 0026/LOA/7/2026.

Freddy menyebut kemenangan tender ini akan membawa pengaruh baik bagi masa depan perusahaan. Operasional SUNI dipastikan bakal semakin sibuk dengan tambahan proyek baru tersebut.

“Keberhasilan Perseroan memenangkan tender diharapkan memberikan dampak positif terhadap kegiatan operasional Perseroan melalui penambahan proyek yang dikerjakan, serta berpotensi meningkatkan pendapatan dan profitabilitas Perseroan selama 2026-2027,” kata Freddy dalam keterbukaana ainformasi dikutip Senin (27/7/2026).

Selain mendongkrak sisi keuangan, Freddy menilai pencapaian ini memperkuat posisi SUNI di industri energi. Hal tersebut diharapkan mempermudah langkah perusahaan dalam meraih peluang proyek-proyek besar lainnya di masa depan.

Sebagai informasi, SUNI merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan besar mesin dan peralatan. Mereka juga menyediakan jasa penyewaan mesin pertambangan tanpa hak opsi serta aktivitas konsultasi manajemen.

Harga Saham

Harga saham SUNI ditutup menguat 4,65% atau naik Rp30 menjadi Rp675 per saham pada perdagangan Jumat (24/7/2026). Sepanjang sesi perdagangan, saham SUNI dibuka di level Rp645. Harga saham sempat turun ke posisi terendah Rp620 sebelum berbalik menguat hingga menyentuh level tertinggi harian Rp675.

Volume perdagangan saham SUNI mencapai 1.604.000 saham pada perdagangan tersebut. Pada hari sebelumnya, Kamis (23/7/2026), saham SUNI ditutup di level Rp645 per saham.

Berdasarkan data perdagangan, harga tertinggi saham SUNI sepanjang tahun berjalan tercatat di Rp855 per saham pada 5 Januari 2026. Sementara itu, harga terendah tahun berjalan berada di Rp600 per saham pada 8 Juli 2026.

Dalam periode 52 minggu terakhir, saham SUNI bergerak pada kisaran Rp570 hingga Rp950 per saham. Dengan harga penutupan Rp675 per saham, kapitalisasi pasar (market cap) SUNI tercatat sekitar Rp1,69 triliun.

- Advertisement -

Artikel Terkait

IHSG Diprediksi Turun, Bahana Sekuritas Sarankan Akumulasi DSSA, BRPT  hingga SOCI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa...

WGSH Targetkan Pendapatan Melonjak pada 2026, Private Placement 208,5 Juta Saham Jadi Motor Ekspansi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT WGS Ventures Tbk (WGSH) memperkirakan...

Jual Saham di Atas Harga Pasar, Komisaris MEDS Jemmy Kurniawan Raup Segini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Jemmy Kurniawan, Dewan Komisaris sekaligus pemegang...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru