STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indasena Patwidjaja, Direktur PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) menambah investasi dengan memborong 200.900 lembar saham emiten produsen keju tersebut melalui Bursa Efek Indonesia. Transaksi saham KEJU dilakukan Indrasena pada tanggal 9, 10, 13, dan 14 April 2026.
Indrasena Patmawidjaja saham KEJU pada kisaran harga Rp505-Rp520 per lembar sehingga dana yang digelontorkan mencapai Rp104,46 juta. Tujuan transaksi adalah menambah investasi dengan status kepemilikan langsung di saham KEJU.
Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan ke BEI, Jumat 17 April 2026, kepemilikan Indrasena Patmawidjaja atas saham KEJU setelah transaksi tersebut, meningkat menjadi 1.699.400 (0,03%) dari sebelumnya sebanyak 1.498.500 unit (0,03%) saham.
Seperti diketahui, Manajemen KEJU tengah bersiap untuk mengoperasikan pabrik baru di Sumedang, Jawa Barat pada bulan Juli 2026. Pengoperasian pabrik baru tersebut bagian dari rencana ekspansi Perseroan mendongkrak kapasitas produksi 45 ribu ton. Dana yang digelontorkan untuk pembangunan pabrik ini mencapai Rp700 miliar.
Dari sisi keuangan, KEJU memiliki kinerja yang solid. Sepanjang tahun 2025 Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp179,44 miliar, tumbuh 22,16% dibanding Rp146,88 miliar pada 2024. Penjualan bersih Perseroan meningkat sebesar 19,05% menjadi Rp1,5 triliun pada 2025, dari Rp1,26 triliun tahun 2024.
Pada perdagangan sesi I di BEI, Senin 20 April 2026 pukul 09.01 WIB, saham KEJU tercatat di level Rp555 per unit, tidak berubah dibanding penutupan sehari sebelumnya. Selama sepekan, harga saham KEJU telah meningkat sebesar 6,73%, dari posisi Rp520 per saham menjadi Rp555 per saham pada 17 April 2026. (konrad)
