back to top

Direktur Utama Dua Putra Utama Makmur Mundur, Ada Apa?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) mengumumkan, Bapak Witiarso Utomo telah mengundurkan diri sebagai Direktur Utama perusahaan bidang perikanan dan pengolahan hasil laut tersebut.

Ratna Dwi Astutik, Sekretaris Perusahaan DPUM dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (19/2/2025) mengemukakan, pihaknya telah menerima surat pengunduran diri Bapak Witiarso Utomo selaku Direktur Utama Perseroan pada tanggal 19 Februari 2025.

Terkait permohonan pengunduran diri tersebut, menurut Ratna, akan diputuskan dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) Perseroan yang waktunya akan disampaikan lebih lanjut. Namun, Ratna tidak menjelaskan alasan pengunduran diri  Witiarso Utomo selaku Direktur Utama Perseroan.

Ratna mengingatkan bahwa, pengunduran diri Bapak Witiarso Utomo selaku Direktur Utama  tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha Perseroan ke depan.

PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) adalah  perusahaan perikanan, pengolahan hasil laut, dan gudang berpendingin terintegrasi yang didirikan pada 9 Mei 2012 di Pati, Jawa Tengah.

Produk utama DPUM adalah ikan, olahan makanan laut (ebi furai, bola katsu, nugget, dan bakso), cephalopoda (cumi, sotong, dan gurita), dan udang. Produknya diekspor ke China, Korea Selatan, Thailand, Jepang, dan Singapura. Kapasitas gudang berpendingin mencapai 3.000 ton. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Direktur BYAN Oliver Khaw Jual Sebagian Sahamnya dalam 3 Hari, Kantongi Dana Miliaran Rupiah

JAKARTA (STOCKWATCH.ID) – Oliver Khaw Kar Heng, Direktur PT...

BUMI Jadi Rebutan Investor Lokal, Pemegang Saham Bumi Resources Tembus 550 Ribu

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI)...

IHSG Kembali Naik 1,24% ke 8.131,738 Berkat Sederet Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Meski dibuka melemah di 8.031,582, Indeks Harga Saham...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru