Gegara Harga Turun Tajam 52,98%, BEI Awasi Ketat Pergerakan Saham MFIN

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah melakukan pengawasan ketat terhadap  pola transaksi saham PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN). Pengawasan ini dilakukan karena,  harga saham emiten pembiayaan tersebut terindikasi bergerak tak wajar.

Menurut Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, dalam pengumuman tertulis yang disampaikan, Jumat (11/7/2025),  harga saham  MFIN mengalami penurunan signifikan di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).

Oleh sebab itu,  Otoritas Bursa memandang perlu untuk mengawasi perkembangan harga saham MFIN. “Pengawasan BEI Ini sebagai salah satu bentuk perlindungan bagi investor,” kata Yulianto. Namun, dia mengingatkan bahwa pengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Yulianto meminta investor  untuk berhati-hati dengan memperhatikan jawaban manajemen  MFIN atas permintaan konfirmasi BEI terkait perkembangan harga saham tersebut. Dia berharap agar investor mencermati saham perusahaan tercatat di atas dan keterbukaan informasi.

Investor juga dihimbau untuk mengkaji kembali rencana corporate action atas Perusahaan Tercatat jika belum mendapatkan persetujuan RUPS. Bahkan, investor perlu mempertimbangkan secara matang berbagai kemungkinan yang dapat timbul sebelum memutuskan untuk berinvestasi di saham MFIN.

Pada perdagangan Jumat, (11/7/2025) saham MFIN ditutup di level Rp1.420 per unit, turun 14,71% dibanding penutupan sehari sebelumnya di level Rp1.665 per unit. Selama sepekan perdagangan di BEI, saham MFIN telah merosot 52,98%, dari Rp3.020 per unit pada (04/7/2025) menjadi Rp1.240 per 11 Juli 2025. Hingga pukul 10.43 WIB perdagangan di BEI, Senin (14/7/2025), saham MFIN terpantau di Rp1.210 per unit, anjlok 14,78% dari haga penutupan 11 Juli 2025. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Resmi Jadi Pengendali Baru,  Graha Inti Guna Persada Siap Tender Wajib Saham INPS

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS)...

Prodia Widyahusada (PRDA) Guyur Dividen Rp162,683 per Saham pada 22 Mei 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) berencana membagikan...

BREN, DSSA dan KPIG, Masuk 5 Saham Top Losers Pekan Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam pekan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru