spot_img

IHSG Diprediksi Turun, Bahana Sekuritas Sarankan Akumulasi DSSA, BRPT  hingga SOCI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bergerak melemah pada perdagangan Senin (27/7/2026). Pergerakan IHSG diperkirakan berada di rentang level 5.850 hingga 6.350.

Proyeksi tersebut disampaikan Retail Research & Investment Bahana Sekuritas, Dimas Wahyu Putra Pratama, CTA, dalam riset yang dirilis hari ini. Ia menilai arah pergerakan indeks masih dibayangi sentimen negatif.

“Secara teknikal IHSG Senin 27 Juli 2026 diperkirakan akan bergerak melemah,” ujar Dimas.

Sejumlah sektor dinilai menarik untuk dicermati pelaku pasar. Sektor tersebut mencakup IDXBASIC, IDXPROP, IDXHEALTH, IDXTECH, IDXINDUS, IDXFIN, dan IDXENER.

Pada perdagangan Jumat (24/7/2026), IHSG ditutup turun di level 6.196,43. Indeks terkoreksi 1,88%. Padahal, IHSG sempat menembus level 6.400 secara intraday pada pekan tersebut.

Pelemahan ini dipicu oleh sentimen negatif dari kenaikan harga minyak mentah yang memicu terjadinya aksi ambil untung (profit taking). Semua sektor mengalami koreksi, dengan pelemahan terbesar pada sektor cyclical yang anjlok 3,04%.

Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) mencapai Rp1.359 miliar. Sejumlah saham menjadi pemberat indeks. Saham BMRI turun 5,71%, AMMN melemah 4,27%, BUMI turun 6,56%, BBRI terkoreksi 1,00%, dan BRMS merosot 4,10%.

Kondisi pasar global memberikan tekanan. Bursa Wall Street ditutup variatif di tengah aksi jual saham sektor teknologi semikonduktor akibat tingginya belanja modal pengembangan kecerdasan buatan (AI). Eskalasi konflik di Timur Tengah dan kebijakan tarif dagang baru AS turut memicu kekhawatiran lonjakan inflasi energi.

Bursa Asia juga ditutup melemah. Selain faktor saham teknologi, pengumuman tarif dagang baru AS terhadap puluhan negara turut membebani pasar. Di sisi lain, harga minyak dunia ditutup melemah tajam setelah adanya upaya ruang diplomasi perundingan damai antara AS-Iran.

Pasar juga perlu mewaspadai potensi arus modal keluar (outflow) asing pada Agustus-September mendatang. Hal ini seiring ekspektasi kebijakan The Fed yang diprediksi tetap mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,5%-3,75%.

Kondisi tersebut berpotensi mendorong penguatan dolar AS terhadap mata uang global, termasuk Rupiah. Saat ini, Bank Indonesia (BI) masih mempertahankan BI Rate di level 5,75%.

Dari sisi domestik, Pemerintah memberikan kelonggaran aturan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (SDA) untuk negara AS, China, Kanada, dan Australia. Eksportir wajib merepatriasi 100% DHE ke dalam sistem keuangan Indonesia. Untuk sektor migas, wajib retensi DHE minimal 30% selama tiga bulan.

Untuk perdagangan sepanjang pekan ini, Bahana Sekuritas merekomendasikan saham–saham berikut:

  1. DSSA – BUY ON WEAKNESS
  • Stop Loss Under: Rp840
  • Target Price 1: Rp900
  • Target Price 2: Rp940
  • Current Price: Rp870
  1. BRPT – ACC BUY
  • Stop Loss Under: Rp1.685
  • Target Price 1: Rp1.800
  • Target Price 2: Rp1.860
  • Current Price: Rp1.745
  1. CUAN – ACC BUY
  • Stop Loss Under: Rp675
  • Target Price 1: Rp725
  • Target Price 2: Rp750
  • Current Price: Rp700
  1. TPIA – ACC BUY
  • Stop Loss Under: Rp2.000
  • Target Price 1: Rp2.200
  • Target Price 2: Rp2.280
  • Current Price: Rp2.100
  1. MDKA – ACC BUY
  • Stop Loss Under: Rp2.550
  • Target Price 1: Rp2.770
  • Target Price 2: Rp2.930
  • Current Price: Rp2.650
  1. BRMS – ACC BUY
  • Stop Loss Under: Rp560
  • Target Price 1: Rp605
  • Target Price 2: Rp625
  • Current Price: Rp585
  1. ARCI – BUY ON WEAKNESS
  • Stop Loss Under: Rp950
  • Target Price 1: Rp1.100
  • Target Price 2: Rp1.150
  • Current Price: Rp1.055
  1. SMDR – ACC BUY
  • Stop Loss Under: Rp288
  • Target Price 1: Rp306
  • Target Price 2: Rp316
  • Current Price: Rp296
  1. HUMI – ACC BUY
  • Stop Loss Under: Rp130
  • Target Price 1: Rp141
  • Target Price 2: Rp148
  • Current Price: Rp135
  1. SOCI – ACC BUY
  • Stop Loss Under: Rp408
  • Target Price 1: Rp446
  • Target Price 2: Rp466
  • Current Price: Rp426

Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau menjual saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.

- Advertisement -

Artikel Terkait

IHSG Berpotensi Lanjut Koreksi, Intip 6 Saham Jagoan BNI Sekuritas Hari Ini! Ada EMAS dan SRTG

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa...

SUNI Kantongi Kontrak Baru dari Pertamina EP Senilai Rp43,7 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) mengantongi...

WGSH Targetkan Pendapatan Melonjak pada 2026, Private Placement 208,5 Juta Saham Jadi Motor Ekspansi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT WGS Ventures Tbk (WGSH) memperkirakan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru