Ini Penyebab Bursa Saham Wall Street Longsor

STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Bursa Saham Wall Street berakhir di zona negatif pada penutupan perdagangan Jumat (12/5/2023) waktu setempat atau Sabtu (13/5/2023) WIB.

Jumat pekan lalu,  indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) di Bursa Efek New York, AS ditutup melemah 8,89 poin, atau sekitar 0,03% menjadi 33.300,62. Indeks S&P 500 500 ditutup merosot 6,54 poin, atau sekitar 0,16% menjadi 4.124,08. Adapun indeks komposit Nasdaq longsor 43,76 poin, atau sekitar 0,35% menjadi 12.284,74.

Dalam sepekan terakhir, indeks Dow Jones turun 1,1%, S&P 500 melemah 0,3% dan indeks komposit Nasdaq anjlok 0,4%.

Longsornyaakhir transaksi di Bursa Saham Amerika Serikat tersebut lantaran merosotnya harga saham sektor teknologi. Indeks sektor teknologi S&P 500 ambruk 0,2% dimana saham Apple melemah 0,54% dan Amazon turun 1,71%.

Saham perusahaan manufaktur mobil elektrik Tesla Inc tergelincir 2,3% setelah  Elon Musk mengumumkan sudah menemukan orang yang tepat untuk menjadi CEO Twitter, yaitu Linda Yaccarino.

Dilain sisi, berdasarkan data terbaru terungkap bahwa sentimen konsumen pada Mei turun ke level terendah sejak November. Ini lantaran mencuatnya kekhawatiran  akan terjadi default utang AS.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Maybank Indonesia Rombak Direksi dan Komisaris, Ini Susunannya

STOCKWATCH.ID, Jakarta – PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII)...

Janji BNI Selesaikan Kasus Penggelapan Rp28 Miliar, Siap Ganti Rugi Dana Nasabah Aek Nabara

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk...

BTN dan Indosat Berkolaborasi Perluas Akses Keuangan Digital

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru