STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) atau disebut Savitra melaporkan bahwa PT Harmoni Semesta Investama (HSI) telah resmi menjadi pengendali baru Perseroan. Ini seiring penyelesaian transaksi akuisisi atas 1.901.580.000 unit saham VISI yang mewakili 61,84% modal ditempatkan dan disetor penuh VISI.
Direktur Utama VISI dalam pengumuman yang dipublikasikan, Rabu 10 Juni 2026 mengatakan, Harmoni Semesta Investama (HSI) mengambilalih saham VISI dari David Dwiputra selaku penjual di harga Rp94 per unit senilai Rp178,748 miliar.
Pengambilalihan saham VISI merupakan bagian dari strategi investasi, serta pengembangan usaha dan ekspansi bisnis oleh pengendali baru. Melalui akuisisi saham VISI, Pembeli meningkatkan aksesibilitas terhadap metode pendanaan alternatif, sekaligus menciptakan nilai tambah seluruh pemangku kepentingan.
Pembeli atau HSI berkeyakinan bahwa pengambilalihan saham tersebut akan memberikan manfaat jangka panjang, baik langsung maupun tidak langsung, bagi VISI dan para pemegang sahamnya.
Lebih lanjut, Harmoni Semesta Investama (HSI) sebagai pembeli juga menyatakan bahwa tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan VISI maupun Penjual dan tidak terdapat persetujuan dari pihak berwenang yang harus dipenuhi oleh Pembeli sebagai pengendali baru VISI sehubungan dengan Pengambilalihan Saham.
HSI sebagai pengendali baru VISI dan sesuai dengan ketentuan POJK No. 9/2018, Pembeli akan melakukan penawaran tender wajib (mandatory tender offer) dan akan mengumumkannya kepada publik dengan memperhatikan ketentuan POJK No. 9/2018.
Dari sisi keuangan, VISI masih menderita rugi bersih Rp3,311 miliar pada kuartal I 2026, membengkak 1.547% dari rugi Rp201 juta pada kuartal I 2025. Kerugian tersebut disebabkan antara lain oleh kenaikan beban penjualan, beban umum dan administrasi, beban pendanaan, serta beban lain di kuartal I 2026. Penjualan bersih VISI turun 3,48% jadi Rp72,74 miliar dari Rp75,37 miliar di kuartal I 2025.
Sekedar informasi, PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) atau Savitra merupakan penyedia materi iklan dan percetakan yang ditujukan untuk promosi media digital print. Digital printing menawarkan solusi terjangkau untuk pembuatan kartu nama, surat, spanduk, dll. Perusahaan memiliki 11 gudang di Surabaya, 1 gudang di Bekasi, 5 gudang sewaan, dan 13 truk untuk menunjang operasionalnya. (konrad)

