spot_img

Merdeka Gold (EMAS) Eksekusi Opsi Over-allotment 3,03 Juta HDR di Bursa Hong Kong

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menuntaskan periode stabilisasi harga saham usai melantai di Bursa Efek Hong Kong (HKEX). Para koordinator utama mengeksekusi opsi kelebihan penjatahan (over-allotment option) sebanyak 3.039.000 Hong Kong Depositary Receipts (HDR).

Langkah ini dilakukan tepat pada berakhirnya periode stabilisasi penawaran global, 23 Juli 2026. Jumlah HDR tersebut mewakili sekitar 3,4% dari total unit yang ditawarkan dalam penawaran global sebelum pelaksanaan opsi.

Eksekusi opsi ini merupakan bagian dari rangkaian pencatatan saham perdana perusahaan di Papan Utama HKEX pada 26 Juni 2026. Para koordinator utama bertindak untuk diri mereka sendiri dan atas nama para penjamin emisi internasional.

Manajemen memastikan aksi korporasi tersebut berjalan sesuai rencana. Pengumuman ini merujuk pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait keterbukaan informasi emiten.

“Pelaksanaan opsi kelebihan penjatahan (over-allotment option) oleh para penjamin emisi serta berakhirnya periode stabilisasi tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan,” tulis Adi Adriansyah Sjoekri, Corporate Secretary EMAS, dalam keterbukaan informasi dikutip Jumat (24/7/2026).

Sjoekri menjelaskan rincian lengkap mengenai pelaksanaan opsi ini sudah tersedia di situs web HKEX. Informasi tersebut mencakup tindakan stabilisasi yang telah dilakukan hingga berakhirnya periode stabilisasi.

Perseroan mengarahkan para pemegang saham untuk merujuk pada dokumen yang diunggah di laman resmi bursa. Seluruh pengumuman relevan dapat diakses publik sebagai bentuk transparansi perusahaan.

EMAS merupakan perusahaan induk grup usaha pertambangan emas dan mineral pengikutnya. Kegiatan usahanya mencakup pengolahan dan jasa terkait lainnya yang terintegrasi secara vertikal.

Hingga saat ini, kondisi operasional dan finansial perusahaan tetap stabil. Aksi di bursa internasional ini diharapkan memperkuat posisi EMAS di pasar global.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Top Losers Sepekan 20-24 Juli 2026: PRDL Ambles 30,73%, JELI dan FILM Ikut Tertekan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Lima saham mencatatkan pelemahan paling dalam...

Samuel Sekuritas Jual 93,96 Juta Saham NSSS, Kepemilikan Turun Jadi 32,52%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Samuel Sekuritas Indonesia mengurangi kepemilikan...

AKKU Keluar dari Kriteria 6, Status Pemantauan Khusus BEI Berkurang

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru