spot_img

Obligasi dan Sukuk Jaringan Ekosistem (IJEE) Resmi Delisting dari BEI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Efek PT Integrasi Jaringan Ekosistem (IJEE) berupa Obligasi II Tahun 2025 Seri A dan Sukuk Ijarah I Tahun 2025 Seri A segera memasuki masa jatuh tempo. Kedua instrumen utang ini dijadwalkan jatuh tempo pada 18 Juli 2026.

Menyusul hal tersebut, Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menghapus pencatatan (delisting) obligasi dan sukuk tersebut dari pasar modal. Penghapusan ini berlaku efektif mulai awal pekan depan.

“Mulai tanggal 20 Juli 2026 maka efek tersebut tidak tercatat dan tidak dapat diperdagangkan lagi melalui Bursa Efek Indonesia,” tulis Aditya Nugraha dan Pande Made Kusuma Ari A dalam pengumuman Bursa, dikutip Senin (20/7/2026).

Berdasarkan data BEI, Obligasi II Integrasi Jaringan Ekosistem Tahun 2025 Seri A memiliki kode IJEE02A. Nilai pokok obligasi ini mencapai Rp793,44 miliar. Instrumen ini menawarkan tingkat bunga tetap sebesar 10,25% per tahun.

Sementara itu, Sukuk Ijarah I Integrasi Jaringan Ekosistem Tahun 2025 Seri A memiliki kode SIIJEE01A. Nilai sisa imbalan sukuk ini tercatat sebesar Rp691,6 miliar. Sama dengan obligasi, sukuk ini juga memberikan imbalan setara 10,25% per tahun.

Kedua efek ini sebelumnya diterbitkan secara serentak pada 8 Juli 2025. Masa tenor yang ditetapkan untuk Seri A ini adalah 370 hari kalender sejak tanggal emisi.

Merujuk pada prospektus perusahaan, pelunasan pokok obligasi dan sisa imbalan sukuk dilakukan secara penuh. Metode pembayaran dilakukan sekali bayar atau bullet payment tepat pada saat jatuh tempo.

Sebagai informasi, IJEE merupakan perusahaan yang bergerak di bidang aktivitas telekomunikasi dengan kabel. Perusahaan juga mengelola bisnis internet service provider (ISP) dan periklanan yang bermarkas di Jakarta Selatan.

Dalam penerbitannya, IJEE menunjuk beberapa penjamin pelaksana emisi. Di antaranya adalah PT RHB Sekuritas Indonesia, PT Bahana Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, dan PT BNI Sekuritas. Selain itu, terdapat pula PT Ciptadana Sekuritas Asia, PT KB Valbury Sekuritas, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, serta PT UOB Kay Hian Sekuritas.

Aditya menjelaskan bahwa dokumen pengumuman ini merupakan informasi resmi dari Bursa. Pihak otoritas bursa bertanggung jawab penuh atas informasi yang disampaikan kepada publik melalui sistem pelaporan elektronik.

Selain Seri A, IJEE juga memiliki instrumen Seri B untuk obligasi dan sukuk dengan tenor lebih panjang. Obligasi Seri B memiliki nilai Rp456,56 miliar, sedangkan Sukuk Seri B senilai Rp558,4 miliar. Keduanya memiliki tenor tiga tahun dengan tingkat bunga dan imbalan sebesar 11,5% per tahun.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Resmi Stock Split 1:25, BEI Tetapkan Harga Teoretis Multipolar (MLPT) Rp1.040 per Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan...

BEI Tanya soal Fluktuasi Saham, Manajemen Polychem (ADMG) Jawab Begini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Polychem Indonesia Tbk (ADMG)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru