Pefindo: Penerbitan Obligasi Korporasi Nasional Capai Rp61,29 Triliun di Semester I 2024 

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) melaporkan, total penerbitan obligasi korporasi secara nasional mencapai Rp61,29 triliun pada semester I 2024. Ini terdiri atas penerbitan obligasi oleh BUMN dan non BUMN. Pencapaian tersebut meningkat sekitar 33,29%  secara year-on-year (YoY) jika dibandingkan Rp45,99 triliun pada periode sama 2023.

Berdasarkan keterangan tertulis yang disampaikan Pefindo, Selasa (9/7/2024) terungkap, penerbitan obligasi dari sektor multifinance menjadi yang terbesar senilai Rp13,24 triliun, disusul sektor pulp dan kertas sebesar Rp12,74 triliun.

Selanjutnya, sektor lembaga keuangan khusus berkontribusi sebesar Rp7,68 triliun, perusahaan induk sebesar Rp6,93 triliun, dan perbankan Rp5,7 triliun.

Pefindo mencatat, sepanjang tahun 2024, nilai jatuh tempo obligasi korporasi total sebesar Rp150,5 triliun. Ini didominasi oleh sektor multifinance yang mencapai Rp26,3 triliun dan diikuti oleh sektor perbankan senilai Rp24,7 triliun.

Sementara  nilai jatuh tempo obligasi dari sektor telekomunikasi mencapai Rp15,6 triliun, berikut sektor lembaga keuangan khusus senilai Rp14,4 triliun, dan pembiayaan non-multifinance senilai Rp12,1 triliun.

Di samping itu, menurut Pefindo, nilai jatuh tempo dari sektor pulp and paper sebesar Rp8,5 triliun, disusul sektor pertambangan senilai Rp8,3 triliun, sektor konstruksi senilai Rp5,4 triliun, sektor properti senilai Rp4,5 triliun, sektor perkebunan senilai Rp4,4 triliun, dan sektor lainnya sebesar Rp26,4 triliun.

Sementara itu, Pefindo mencatat, penawaran umum berkelanjutan efek bersifat utang atau sukuk (PUB EBUS) listed sepanjang semester I 2024 mencapai Rp60,1 triliun. Adapun total outstanding EBUS yang tercatat sebesar Rp484,8 triliun pada enam bulan pertama tahun 2024. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Pemenang Nusantara Internasional Divestasi 35,61 Juta Saham WINR

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pemenang Nusantara Internasional mengurangi porsi...

MINE Tebar Dividen Rp14,75 per Saham, Cum Dividen 30 April! Intip Jadwal Lengkapnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE)...

Unilever Indonesia Holding B.V. Genggam 32,42 Miliar Lembar Saham UNVR per Maret 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Struktur pemegang saham PT Unilever Indonesia...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru