spot_img

Produksi Sawit Melejit, Laba Bersih Menthobi Karyatama Raya (MKTR) Melonjak 40,88% di Kuartal I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR) mengawali tahun 2026 dengan hasil gemilang. Emiten perkebunan ini mencatatkan kenaikan produksi dan penjualan sepanjang triwulan I 2026.

Laba bersih Perseroan melonjak 40,88% menjadi Rp8,733 miliar pada tiga bulan pertama 2026. Pada periode yang sama tahun lalu, laba bersih tercatat Rp6,199 miliar. Kenaikan ini sejalan dengan pendapatan yang tumbuh 20,25% menjadi Rp322,801 miliar.

Produksi minyak kelapa sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) menjadi pendorong utama. Produksi CPO MKTR tumbuh 15,30% menjadi 18.588 ton. Angka ini meningkat dari 16.121 ton pada tahun sebelumnya.

Produksi inti kelapa sawit atau Palm Kernel (PK) juga naik 13,10%. Selain itu, produksi Crude Palm Kernel Oil (CPKO) naik menjadi 1.619 ton dari sebelumnya 1.536 ton. Produk Palm Kernel Oil (PKO) turut tumbuh dari 1.746 ton menjadi 1.897 ton.

Peningkatan ini membuat laba sebelum pajak penghasilan melonjak 35,6%. Nilainya mencapai Rp15,018 miliar dibandingkan Rp11,069 miliar pada triwulan I 2025.

Direktur Keuangan & Investasi MKTR, Wawan Sulistyawan menyatakan optimisme terhadap industri sawit nasional. Perseroan fokus pada strategi optimalisasi aset dan peningkatan kapasitas produksi.

”Kami di MKTR optimistis bahwa industri kelapa sawit nasional akan melanjutkan pertumbuhan yang positif pada sepanjang 2026. Perseroan akan tetap fokus pada strategi yang telah ditetapkan mulai dari optimalisasi aset dan peningkatan kapasitas produksi hingga penciptaan nilai tambah melalui berbagai inovasi berbasis green industry,” ujar Wawan.

Meski tumbuh pesat, MKTR tetap waspada terhadap tantangan ekonomi global. Dinamika geopolitik dan faktor cuaca seperti El Nino di semester kedua menjadi perhatian utama. Perseroan telah menyiapkan langkah pencegahan risiko untuk menghadapi hal tersebut.

Sepanjang tahun 2026, Wawan menargetkan MKTR mampu mengolah Tandan Buah Segar (TBS) sebanyak 336.400 ton. Target produksi CPO dipatok sebesar 73.292 ton dan Palm Kernel sebesar 15.031 ton. MKTR memperkirakan total penjualan bisa mencapai Rp1,390 triliun hingga akhir tahun.

Perseroan juga terus mengembangkan inovasi ramah lingkungan. MKTR memproduksi pupuk organik bermerek GreenGrow yang berasal dari limbah tandan kosong (tankos). Inovasi ini menjadikan MKTR sebagai pionir pupuk organik dari produk samping sawit untuk mendukung ketahanan pangan. (Daiz)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Suspensi Dicabut Besok, Dua Saham Ini Kembali Diperdagangkan di BEI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka...

Besok, Obligasi dan Sukuk Indah Kiat (INKP) Rp4,6 Triliun Dicatatkan di BEI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Besok, hari Kamis tanggal 11 Juni 2026,...

RUPS Dharma Satya (DSNG) Putuskan Dividen Rp47 per Saham dan Angkat Pengurus Baru

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru