spot_img

Ramal IHSG Sideways, BNI Sekuritas Rekomendasi ‘Beli’ ASII, CUAN, BUVA dan Deretan Saham Ini!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mencatatkan sejarah baru dengan menembus level tertinggi sepanjang masa. Namun, pergerakan indeks pada perdagangan Senin (19/1/2026) diprediksi akan bergerak mendatar atau sideways.

Fanny Suherman, CFP®, Head of Retail Research BNI Sekuritas, memberikan pandangannya terkait kondisi pasar terkini. Ia mencatat adanya dukungan dari aliran dana investor asing pada perdagangan sebelumnya.

“IHSG kemarin ditutup naik 0.47%, disertai dengan net buy asing Rp474 miliar. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah BBRI, PTRO, BMRI, INCO dan JPFA,” ujar Fanny dalam risetnya, Senin (19/1/2026).

Pada penutupan perdagangan Kamis (15/1/2026), IHSG parkir di level 9.075,406. Angka ini naik 42,822 poin atau menguat 0,47% dibanding hari sebelumnya. Saat pembukaan perdagangan di hari yang sama, indeks sudah melaju di level 9.072,296.

Pencapaian ini menjadi rekor tertinggi baru dalam sejarah pasar modal atau all time high (ATH). Posisi tersebut melampaui penutupan Rabu (14/1/2026) yang berada di level 9.032,584. Investor asing tercatat melakukan beli bersih sekitar Rp474 miliar.

Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas menetapkan rentang batas bawah (support) IHSG pada level 9.000-9.040. Sementara itu, titik hambat atau batas atas (resistance) diperkirakan berada di posisi 9.100-9.150.

Fanny juga membagikan beberapa ide perdagangan saham yang menarik untuk dicermati oleh para investor. “Trading Idea hari ini: ASII, CUAN, INET, DEWA, BUVA, dan INKP,” imbuhnya.

Berikut rincian rekomendasi trading lengkapnya:

  1. ASII – Spec Buy
  • Area beli: Rp7.050
  • Cut loss: di bawah Rp7.000
  • Target dekat: Rp7.125 – Rp7.200
  1. CUAN – Spec Buy
  • Area beli: Rp1.835 – Rp1.850
  • Cut loss: di bawah Rp1.835
  • Target dekat: Rp1.890 – Rp1.910
  1. INET – Buy if Break
  • Area beli: di atas Rp525
  • Cut loss: di bawah Rp490
  • Target dekat: Rp555 – Rp590
  1. DEWA – Buy if Break
  • Area beli: di atas Rp770
  • Cut loss: di bawah Rp745
  • Target dekat: Rp795 – Rp830
  1. BUVA – Buy on Weakness
  • Area beli: Rp1.835 – Rp1.865
  • Cut loss: di bawah Rp1.835
  • Target dekat: Rp1.910 – Rp1.975
  1. INKP – Spec Buy
  • Area beli: Rp9.875 – Rp9.950
  • Cut loss: di bawah Rp9.875
  • Target dekat: Rp10.100 – Rp10.300

Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau menjual saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Antam (ANTM) Tebar Dividen Rp5,04 Triliun, RUPST Setujui Proyek Hilirisasi Nikel dan Baterai EV

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM)...

Investor Indika Energy (INDY) Bertambah 1.000 Akun dalam Sebulan, Ini Sosok Pemilik Manfaat

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Kabar menarik datang dari PT Indika Energy...

Astra (ASII) Siapkan 100 Juta Saham Buyback untuk Program MSOP, Intip Rencananya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Astra International Tbk (ASII) berencana...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru