STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) melaporkan posisi terbaru daftar pemegang saham perusahaan hingga akhir Mei 2026. Emiten yang melantai di Papan Pengembangan ini mencatatkan kenaikan tipis pada porsi saham publik atau free float.
Berdasarkan laporan registrasi pemegang efek yang dirilis pada Rabu (10/6/2026), jumlah saham free float ITMA kini berada di angka 191.807.372 lembar. Angka ini setara dengan 19,2% dari seluruh saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pencapaian tersebut menunjukkan kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya. Pada April 2026, jumlah saham free float perusahaan tercatat sebesar 190.825.472 lembar atau 19,1%.
Sesuai aturan BEI, setiap perusahaan di Papan Pengembangan wajib memiliki saham free float minimal 50 juta saham dan minimal 15% dari total saham tercatat. Dengan angka 19,2%, ITMA telah melampaui ketentuan minimal tersebut.
Laporan tersebut juga mengungkap sosok pengendali terakhir atau Ultimate Beneficial Owner (UBO) perusahaan. Halim Jusuf tercatat sebagai pemilik manfaat akhir ITMA yang berdomisili di Jakarta. Meski tidak memiliki saham secara langsung (0%), Halim memegang kendali melalui rantai kepemilikan perusahaan.
Pemegang saham terbesar ITMA saat ini adalah PT Astrindo Nusantara dengan kepemilikan 418.560.000 lembar saham atau 41,9%. Astrindo bertindak sebagai pemegang saham pengendali.
Posisi pemegang saham lainnya di atas 5% meliputi PT Fersindo sebanyak 135.120.000 lembar (13,52%) dan PT Trukindo sejumlah 65.465.600 lembar (6,55%). Selain itu, ada Majukarya Mandiri yang mengantongi 56.717.605 lembar (5,68%).
Untuk pemegang saham di bawah 5%, kategori non-warkat (scripless) mencapai 317.419.962 lembar atau 31,78%. Sementara pemegang saham kategori warkat hanya sebesar 5.770.000 lembar atau 0,57%.
Menariknya, terjadi penurunan pada jumlah investor yang memegang akun SID (Single Investor Identification). Pada akhir Mei 2026, jumlah pemegang saham tercatat sebanyak 949 akun. Jumlah ini menyusut sebanyak 284 akun dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 1.233 akun.
Meski berkurang, jumlah 949 pemegang saham ini masih memenuhi syarat minimal BEI. Aturan bursa mewajibkan perusahaan tercatat memiliki sekurang-kurangnya 300 nasabah pemilik SID.
Hingga saat ini, ITMA melaporkan tidak memiliki saham tresuri atau saham yang dibeli kembali oleh perusahaan. Total seluruh saham yang beredar tetap berada di angka 999.053.167 lembar. Seluruh jajaran Direksi dan Dewan Komisaris ITMA juga dilaporkan tidak memiliki kepemilikan saham langsung di perusahaan atau sebesar 0%.

